pembalut keputihan
Hidup Sehat

Pembalut Keputihan: Apa Saja Kegunaannya?

dr. Wisniaty Condro | Maret 1, 2022
Share

Sering terjadi pada wanita baik sebelum maupun setelah menstruasi, keputihan bisa menyebabkan celana dalam terasa lembab. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan pembalut yang dirancang secara khusus untuk menampung cairan keputihan.

Pembalut keputihan akan membantu menyerap cairan keputihan sehingga daerah intim tetap kering. Lalu, apa itu pembalut keputihan, bagaimana fungsinya, dan seperti apa bentuknya? Berikut adalah rangkumannya.

Apa itu pembalut keputihan?

Pembalut keputihan atau disebut sebut sebagai panty liner adalah jenis pembalut tipis yang dibuat untuk menyerap dan menahan keputihan. Sesuai dengan namanya, pembalut keputihan tidak dibuat untuk menyerap darah menstruasi yang banyak.

Terlepas dari fungsinya yang berbeda, cara menggunakan pembalut untuk keputihan sama dengan pembalut pada umumnya. Jadi, kamu cukup menempelkan panty liner ke celana dalam. Lantas, apa saja jenis pembalut keputihan yang bisa kamu coba?

Jenis-jenis pembalut keputihan

Sama seperti pembalut biasa pada umumnya yang hadir dalam beraneka ragam bentuk, bahan, jenis, dan ukuran, pembalut keputihan ternyata juga memiliki beberapa pilihan. Berikut adalah dua jenis pembalut keputihan yang bisa kamu pertimbangkan:

Pembalut keputihan sekali pakai

Jenis pembalut keputihan yang paling umum adalah panty liner sekali pakai. Artinya, pembalut jenis ini hanya digunakan untuk satu kali pemakaian dan dibuang setelahnya. Agar tetap bersih dan segar sepanjang hari, gantilah panty liner setiap 3 hingga 5 jam.

Pembalut keputihan cuci ulang

Pernah mendengar pembalut kain atau pembalut cuci ulang? Beberapa pembalut keputihan sekarang hadir dalam bentuk yang lebih ramah lingkungan. Setelah pemakaian, kamu bisa mencuci dan menggunakannya kembali sebanyak lebih dari satu kali.

Bentuk dan ukuran pembalut keputihan

Memang benar jika pembalut keputihan memiliki bentuk yang serupa dengan pembalut biasa pada umumnya. Akan tetapi, pembalut keputihan memiliki ukuran yang sangat tipis dan kecil sehingga banyak penggunanya merasa seperti tidak mengenakan pembalut.

Selain kecil dan nyaman, panty liner keputihan hadir dalam berbagai bentuk entah itu memiliki sayap ataupun tanpa sayap. Sementara, jika kamu memilih pembalut keputihan berbahan kain, kamu mungkin akan menemukan pembalut keputihan dengan warna, bahan, dan daya serap yang beragam.

Terlepas dari bentuk dan jenis pembalut di atas, pastikan kamu juga mengetahui fungsi dari pembalut keputihan.

Fungsi pembalut keputihan

Pembalut keputihan dirancang untuk melindungi celana dalam dari cairan keputihan, menjaga daerah intim tetap kering, segar, dan bersih sepanjang hari. Tapi, tentu saja fungsi pembalut keputihan tidak hanya sekedar melindungi dan menjaga daerah intim dari kelembaban keputihan.

Jika kamu tertarik atau akan menggunakan panty liner, ketahuilah berbagai fungsi dan manfaat yang ditawarkan seperti:

  • Menyerap cairan keputihan sehari-hari
  • Mengatasi inkontinensia urin ringan
  • Menyerap darah menstruasi ringan di akhir periode mens
  • Menyerap bercak noda darah menstruasi
  • Bisa digunakan bersama dengan tampon ataupun menstrual cup
  • Menjaga kelembapan daerah intim
  • Menjaga kebersihan pakaian dalam
  • Menyerap cairan postpartum ringan

Selain beberapa fungsi di atas, kamu juga bisa menggunakan pembalut keputihan setelah berhubungan seks. Pembalut keputihan bisa menampung sedikit tetesan atau cairan yang keluar setelah melakukan hubungan seksual.

Baik itu pembalut keputihan sekali pakai maupun pembalut keputihan kain, pastikan kamu memilih sesuai dengan kebutuhan. Bila kamu masih bingung dengan pembalut keputihan yang aman, coba ikuti tips di bawah ini.

Tips memilih pembalut keputihan yang aman

Pembalut berukuran kecil dan tipis yang satu ini memang sangat nyaman untuk digunakan. Tapi, kamu tidak boleh sembarangan memilih pembalut keputihan karena berisiko memicu iritasi dan gatal. Berikut adalah tips memilih pembalut keputihan yang aman:

  • Hindari panty liner yang beraroma atau menggunakan parfum
  • Hindari pembalut keputihan berbahan serat sintetis
  • Pilihlah panty liner keputihan dengan ekstrak kapas untuk mengatasi kulit sensitif

Saat kamu memakai pembalut keputihan, pastikan kamu menggantinya setiap 3 hingga 5 jam sekali. Sebisa mungkin, hindari memakai pembalut keputihan di malam hari karena bisa memicu infeksi.

Tidak lupa, pastikan kamu selalu menjaga kebersihan termasuk mencuci tangan dengan sabun netral sebelum dan setelah menggunakan pembalut. Bagaimana? Tertarik untuk menggunakan pembalut kecil dan tipis ini?

Reference
Share