Celine Dion mengejutkan banyak penggemar karena ia mengalami stiff person syndrome (SPS) yang merupakan kelainan neurologis langka. Ia juga mengumumkan bahwa ia harus menunda jadwal tur Eropanya yang direncanakan berlangsung pada 2023.

Lantas apa sih sebenarnya kelainan neurologis langka yang dialami oleh Celin Dion ini? Yuk ketahui lebih lanjut lewat ulasan berikut.

Penyakit stiff person syndrome

SPS adalah kelainan neurologis progresif. Kelainan ini sangat langka dan berpengaruh pada tulang belakang serta otak. Penyakit ini terjadi pada 1 banding 1 juta orang dan lebih umum dialami oleh wanita dibanding pria.

Bahkan, menurut Dr. Stacey Clardy, yang merupakan ahli saraf di University of Utah Health di Salt Lake City menggambarkan betapa langkanya penyakit ini. Bahkan, selama karir banyak ahli saraf tidak menemukan lebih dari 1-2 pasien dengan kondisi SPS.

Gejala stiff person syndrome Celine Dion

Mengetahui berbagai gejala SPS sangat penting untuk dapat mengenali penyakit ini dengan lebih cepat. Gejalanya sendiri termasuk otot yang kaku pada lengan dan kaki. Orang dengan SPS juga memiliki kepekaan yang lebih besar terhadap tekanan emosional, sentuhan dan kebisingan.

Selain itu, perubahan suhu yang ekstrim juga dapat memicu terjadinya kejang otot pada beberapa penderita. Pada akhirnya stiff person syndrome ini juga dapat membuat postur tubuh menjadi tidak normal, membungkuk atau sulit untuk bergerak dan berjalan.

Orang dengan kondisi ini juga bisa sering terjatuh dan menyebabkan cedera serius akibat jatuh tersebut. Orang dengan kondisi ini juga tidak disarankan untuk meninggalkan rumah karena suara yang keras dapat memicu kejang. 

Tingkat keparahan gejala pada setiap orang bisa berbeda, ada yang ringan sampai dengan parah. Namun, sebagian besar pasien akan mengalami perkembangan gejala seiring dengan berjalannya waktu.

Ciri-ciri Sindrom Turner, Kelainan Genetik Pada Wanita Dari Kecil

Pengobatan stiff person syndrome

pengobatan hepatitis

Penyakit ini memang tergolong langka bahkan perbandingannya adalah 1 banding 1 juta orang. Lantas, bagaimana dengan metode pengobatannya. Ada beberapa metode pengobatan stiff person syndrome yang kerap digunakan, yakni:

1. Terapi modulasi imun

Terapi modulasi umum kerap memberikan hasil yang terbaik. Ini merupakan salah satu metode pengobatan SPS yang cukup banyak digunakan. 

2. Transplantasi sel induk autologus

Transplantasi sel induk autologous merupakan proses di mana darah dan sel sumsum tulang kamu pertama kali dikumpulkan. Mereka kemudian dikalikan sebelum dikembalikan kembali ke tubuh. Ini merupakan salah satu perawatan yang dapat kamu pertimbangkan jika semua opsi pengobatan lain gagal.

3. Plasmaferesis

Plasmapheresis adalah proses di mana plasma darah dalam tubuh kamu akan ditukar dengan menggunakan plasma segar. Proses ini berguna untuk mengurangi jumlah antibodi yang ada dalam tubuh.

  1. Obat-obatan

Penggunaan obat-obatan bertujuan untuk mengurangi gejala pada stiff person syndrome, seperti mengobati kejang dan kekakuan otot. Berikut beberapa obat yang umum diberikan untuk pasien dengan kondisi SPS:

  • Obat nyeri
  • Relaksasi otot
  • Benzodiazepin  yang berguna untuk meredakan kecemasan serta ketegangan pada otot. Penggunaan obat dengan dosis tinggi digunakan oleh dokter untuk mengatasi kejang otot.
  • Baclofen. Dokter menggunakan baclofen untuk orang dengan SPS jika obat benzodiazepin ternyata tidak efektif.
  • Tiagabine, yang merupakan obat anti kejang.
  • Gabapentin, ini merupakan sejenis obat yang digunakan untuk mengobati nyeri saraf dan juga mengobati kejang.
  • Antidepresan. Obat antidepresan dapat diresepkan dokter juga pasien mengalami depresi berat atau tekanan emosional.

5. Terapi fisik

Selain memberikan atau meresepkan obat-obatan dokter juga dapat menyarankan penderita SPS untuk menjalani terapi fisik. Selain itu, terapi fisik sendiri juga berguna untuk mengatasi efek samping dari obat yang dikonsumsi dan pengobatan yang sedang dijalani. 

Selain melakukan terapi  fisik juga bermanfaat untuk: 

  • Menjaga kesejahteraan emosional
  • Melatih berjalan
  • Mengurangi nyeri
  • Menjaga postur tubuh
  • Menjaga fungsi tubuh untuk melakukan kegiatan sehari-hari
  • Memperluas rentang gerak

Itulah ulasan mengenai stiff person syndrom yang merupakan penyakit langka yang diidap oleh penyanyi bersuara merdu Celine Dion. Apakah kamu sudah mengerti mengenai apa itu SPS, gejala hingga pengobatannya?

Share artikel ini
Reference