Bolehkah olahraga saat haid
Period Period Lifestyle

Bolehkah Olahraga Saat Haid? Simak Penjelasannya di Sini!

Putri Aprillia | April 9, 2022
Share

Sedang haid dan ingin berolahraga seperti biasa? Kira-kira apakah ada efek yang berbahaya bagi kebugaran? Karena berbagai alasan, kebanyakan perempuan mungkin lebih memilih untuk melewatkan olahraga mereka selama masa period.

Namun, sebenarnya bolehkah olahraga saat haid? Daripada terus bertanya-tanya, mending simak penjelasan detail tentang olahraga saat haid berikut ini. Yuk, scroll sampai selesai~

Kondisi tubuh saat haid

Siklus menstruasi diatur oleh hormon, yaitu estrogen dan progesteron yang naik turun secara teratur. Kondisi ini juga dapat mempengaruhi kondisi fisik dan emosional seseorang. ketika haid, kadar estrogen wanita akan menurun, sehingga menyebabkan seseorang lebih peka terhadap rasa sakit yang dialaminya.

Saat hendak memasuki masa menstruasi, wanita dapat mengalami beberapa kondisi seperti nyeri payudara, kram perut, dan sejenisnya.

Selain itu, ketika menstruasi, wanita akan melepaskan hormon prostaglandin. Hormon tersebut berfungsi supaya uterus berkontraksi untuk mengeluarkan darah menstruasi. Di sisi lain, hormon ini lah yang menyebabkan kram saat haid, diare, mual, dan kondisi tak nyaman lainnya. Tak heran, pada saat haid, kondisi tubuh jadi lebih lemah dan lebih rentan sakit.

Bolehkah olahraga saat haid?

Jawaban dari pertanyaan ini tentu boleh, karena olahraga teratur bermanfaat bagi tubuh dan pikiran kamu. Pada dasarnya tidak ada alasan ilmiah mengapa kamu harus melewatkan olahraga selama menstruasi. Faktanya, olahraga dapat membantu mengurangi beberapa gejala negatif yang timbul saat menstruasi.

Jadi, tetap lanjutkan rutinitas olahraga. Kamu mungkin hanya perlu mengurangi intensitasnya supaya tidak terlalu lelah. Variasikan latihan yang kamu pilih, luangkan waktu ekstra untuk beristirahat sejenak, dan sadari batas kemampuan fisikmu.

Bahaya berolahraga saat haid

Berolahraga saat menstruasi memang diperbolehkan dan serta seharusnya tidak menyebabkan rasa sakit atau mengganggu proses normal siklus kamu. Namun, kemungkinan ada kondisi yang dapat menyebabkan beberapa efek samping dari olahraga saat menstruasi.

  • Satu studi menemukan bahwa 60 menit olahraga sedang hingga intens selama menstruasi menyebabkan peradangan yang disebabkan oleh olahraga.
  • Pose yoga tipe inversi dianggap menekan rahim. Meskipun tidak ada bukti ilmiah untuk teori ini, beberapa percaya bahwa ini dapat menyebabkan ligamen lebar yang menopang rahim meregang dan menekan pembuluh darah yang membawa darah keluar dari rahim.
  • Olahraga yang berlebihan dapat menyebabkan seseorang terlambat haid.

Terakhir, jika kamu merasa sangat lelah, mual, atau ada peningkatan rasa sakit atau ketidaknyamanan, hentikan apa yang kamu lakukan dan istirahat. Jika gejala ini berlanjut, dengarkan tubuh kamu dan berhenti sepenuhnya.

Tips melakukan olahraga tetap aman saat haid

Beberapa tips sederhana dapat membuat aktivitas fisik menyenangkan dan nyaman, seperti:

Gabungkan peregangan dan yoga

Latihan peregangan yang lembut seperti yoga dan tai chi dapat mengurangi ketegangan, meningkatkan aliran darah, dan membantu seseorang merasa lebih baik selama menstruasi.

Sebuah studi tahun 2016 menemukan bahwa orang yang mengikuti kelas yoga reguler mengalami lebih sedikit gejala pramenstruasi (PMS) dan melaporkan lebih sedikit nyeri haid. Di sisi lain juga dapat mengurangi nyeri payudara dan pembengkakan perut.

Tetap terhidrasi

Dehidrasi dapat meningkatkan kemungkinan seseorang akan mengalami efek samping yang tidak menyenangkan, seperti kembung dan sembelit.

Minum air juga dapat mengurangi nyeri haid, yang dapat membuat olahraga lebih menyenangkan. Sebuah studi tahun 2021 membandingkan orang yang minum 54–68 ons (sekitar 8 gelas) air per hari dengan mereka yang hanya minum saat haus. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang minum lebih banyak air memiliki nyeri haid yang lebih ringan selama tiga hari pertama menstruasi.

Cobalah pereda nyeri yang dijual bebas

Sakit punggung dan kram awalnya dapat menghalangi seseorang untuk berolahraga saat sedang menstruasi. Mengkonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen (Advil) dan acetaminophen (Tylenol), dapat mengurangi kram sebelum sesi olahraga. Selain itu, kamu juga dapat menggunakan es atau bantalan pemanas pada perut.

Gunakan produk menstruasi anti-bocor

Olahraga dapat membuat seseorang merasa aliran darah menstruasinya meningkat. Hal ini biasanya terjadi karena aktivitas fisik dapat membantu darah keluar dari rahim lebih cepat.

Penting bagi kamu untuk bersiap dengan mengenakan tampon, pembalut, atau cangkir menstruasi yang dirancang agar bebas bocor.

Reference
Share