fungsi usg transvaginal

fungsi usg transvaginal

Mengetahui cara menghitung usia kehamilan setelah haid terakhir adalah informasi penting bagi setiap ibu hamil.

Dengan mengetahui usia kehamilan, kamu bisa memperkirakan tanggal persalinan, memantau pertumbuhan janin, hingga menentukan waktu ke dokter. 

Namun, menghitung usia kehamilan setelah haid bukan hal yang mudah, terutama jika haid kamu tidak teratur. Ini juga berlaku ketika kamu tidak mengetahui tanggal terakhir haid kamu dengan pasti. Walau begitu, tidak ada salahnya untuk menghitung, ya!

Cara menghitung kehamilan setelah haid

Cara menghitung kehamilan setelah haid terakhir sebenarnya terdiri dari berbagai metode. Meski begitu, tidak ada cara menghitung kehamilan yang benar-benar akurat, terutama untuk ketika kamu ingin menentukan hari perkiraan lahir (HPL). 

Ini karena sangat sedikit wanita yang melahirkan pada tanggal HPL. Walaupun mengetahui kapan bayi akan lahir penting, kamu mungkin bisa untuk tidak terlalu terikat pada tanggal yang tepat. 

Jika masih ingin mencari tahu bagaimana caranya menghitung kehamilan setelah menstruasi terakhir, simak caranya di bawah ini! 

1. Menghitung siklus haid

Pertama-tama, kamu bisa mencatat tanggal pertama haid terakhir sebagai hari pertama siklus haid. Hitung berapa hari antara siklus haid tersebut dengan siklus haid sebelumnya.

Dalam siklus normal, ini biasanya berlangsung 28 hari, tetap bisa bervariasi dari 21 hingga 35 hari. 

Mau Tahu Siklus Haid yang Normal? Ini Cara Perhitungannya

2. Menghitung ovulasi

Pada siklus haid normal, ovulasi biasanya terjadi sekitar 14 hari sebelum periode berikutnya dimulai.

Namun, Kondisi ini juga dapat bervariasi dari seorang wanita ke wanita lainnya. Jika siklus haid lebih lama atau lebih pendek dari 28 hari, waktu ovulasi kamu mungkin berbeda.

3. Memperkirakan waktu pembuahan

Setelah mengetahui waktu ovulasi, kamu bisa menghitung kapan kemungkinan besar terjadi pembuahan. Cara menghitung kehamilan setelah haid terakhir ini sangat penting. 

Begini, sperma bisa bertahan hidup dalam tubuh selama hingga lima hari. Jadi, kamu harus memperhitungkan waktu tersebut saat mencoba menghitung kapan kemungkinan besar terjadi pembuahan. 

4. Menghitung usia kehamilan

Setelah pembuahan, embrio akan berkembang menjadi janin. Nantinya, umur kehamilan dihitung dari hari pertama haid terakhir.

Maka dari itu, jika kamu sudah melewatkan periode selama satu minggu, artinya kamu sudah hamil selama tiga minggu. 

Pemeriksaan USG yang tersedia untuk mengetahui usia kehamilan

Walau cara menghitung kehamilan setelah haid terakhir di atas terdengar mudah, ada baiknya kamu memastikan kehamilan dengan melakukan pemeriksaan. Tes kehamilan bisa kamu lakukan melalui tes urine atau tes darah. 

Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan hasil yang akurat beberapa hari setelah melewatkan hari menstruasi. Berikut ini beberapa pemeriksaan USG yang tersedia untuk mengetahui usia kehamilan. 

1. USG transvaginal

USG Transvaginal adalah pemeriksaan yang dilakukan dengan memasukkan probe kecil melalui vagina. Alat ini membantu memberikan gambaran yang lebih jelas pada tahap awal kehamilan. 

Umumnya, dokter akan menyarankan USG Transvaginal untuk usia kehamilan 6–8 minggu untuk menentukan usia kehamilan dan mengecek kesehatan janin. 

2. USG Abdomen

USG Abdomen adalah jenis USG dengan cara memindai perut menggunakan gel konduktif dan probe USG.

Jenis USG ini biasanya dilakukan pada usia kehamilan 12–14 minggu untuk menilai kesehatan janin dan menentukan usia kehamilan yang akurat. 

3. USG Doppler

Kamu juga bisa menggunakan USG Doppler sebagai cara menghitung usia kehamilan setelah haid terakhir.

Jenis USG ini memakai gelombang suara untuk mendeteksi gerakan darah dalam tubuh janin dan plasenta. USG Doppler biasanya dilakukan pada usia kehamilan 18-20 minggu untuk menilai aliran darah ke janin.

Syarat USG Menggunakan BPJS, Sudah Tahu?

4. USG Transabdominal dan Transvaginal 3D/4D

Jika ingin mendapatkan hasil yang lebih realistis, kamu bisa mencoba USG Transabdominal dan Transvaginal 3D/4D.

Kedua jenis USG ini bisa kamu coba pada usia kehamilan 24-28 minggu untuk memeriksa struktur tubuh janin secara lebih terperinci. 

Pemeriksaan USG memang bisa memberikan informasi penting, mulai dari usia kehamilan hingga kesehatan janin. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui jenis USG yang paling sesuai sebagai cara menghitung kehamilan setelah haid terakhir. 

Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan hasil yang lebih akurat terkait usia dan kondisi yang janin yang dikandung.


Penulis: Nabila Azmi

Share artikel ini
Reference