bagian yang dijahit setelah melahirkan

Moms yang akan segera melahirkan mungkin penasaran apa saja bagian jahitan setelah melahirkan. Nah, perineum merupakan bagian yang umum dijahit setelah melahirkan. Saat melahirkan secara normal, area ini akan meregang untuk memperbesar jalur keluar bayi.

Perawatan pasca penjahitan ini pun beragam. Beberapa di antaranya mungkin tidak kamu sangka-sangka. Yuk, baca lebih banyak dan ketahui cara tepat menjaga bagian yang dijahit setelah melahirkan ini.

Mengapa perlu jahitan setelah melahirkan?

jahitan setelah melahirkan

Hampir 9 dari 10 ibu yang baru pertama kali melahirkan melalui vagina akan mengalami robekan, goresan, atau episiotomi. Dokter atau bidan juga bisa membuat episiotomi agar pembukaan vagina sedikit lebih lebar, memungkinkan bayi melewatinya dengan lebih mudah.

Pada beberapa persalinan, episiotomi dapat dibuat untuk membantu mencegah robekan yang parah. Jika dokter atau bidan merasa kamu memerlukan episiotomi saat persalinan, mereka akan membicarakannya denganmu. 

15 Perlengkapan Ibu Setelah Melahirkan yang Perlu Disiapkan

Episiotomi juga bisa menjadi pilihan untuk mempercepat persalinan jika bayi mengalami kondisi yang dikenal sebagai gawat janin seperti detak jantung bayi menjadi lebih cepat atau lebih lambat sebelum lahir. Ini berarti bayi mungkin tidak mendapatkan cukup oksigen dan harus segera dilahirkan untuk menghindari risiko cedera lahir atau lahir mati.

Jika mengalami robekan atau mendapat episiotomi, kamu mungkin memerlukan jahitan setelah melahirkan, untuk membantu penyembuhan jaringan dan kulit. 

Bagian apa saja yang dijahit?

Bagian yang dijahit akan bergantung pada ukuran dan kedalaman robekan. Robekan bisa berada di dalam vagina, di labia, atau di perineum. Penilaian ini didasarkan pada pengamatan pada bagian perineum, menilai berapa banyak darah yang keluar dan melalui pemeriksaan vagina. 

Pemeriksaan akan dilakukan oleh bidan atau dokter kandungan setelah bayimu lahir dan plasenta sudah keluar. Kamu mungkin juga akan ditawari pemeriksaan dubur untuk memastikan tidak ada kerusakan pada usus. Persetujuanmu akan selalu diminta sebelum prosedur apa pun.

Catat! Ini 9 Cara Merawat Jahitan setelah Melahirkan

Bagian-bagian yang dijahit bisa berupa:

  • Tingkat pertama: robekan superfisial pada kulit perineum
  • Tingkat kedua: robekan yang melibatkan kulit dan otot
  • Tingkat ketiga: robekan yang melibatkan otot-otot di sekitar rektum
  • Tingkat keempat: robekan yang melibatkan rektum itu sendiri

Tips menjaga jahitan setelah melahirkan

cara mengetahui jahitan lepas setelah melahirkan

Begitu sampai di rumah, usahakan untuk tidak duduk lama jika, setidaknya untuk beberapa hari pertama. Duduk menempatkan beban tubuh di dasar panggul. Jadi cobalah berdiri, berjalan, berbaring, atau duduk dalam posisi berbaring sebanyak mungkin.

Lakukan latihan dasar panggul, juga dikenal sebagai Kegel, untuk meningkatkan sirkulasi darah ke area tersebut. Cara ini akan membantu menyembuhkan luka dan memperkuat otot di sekitar panggul.

Habiskan antibiotik yang diberikan dokter setelah melahirkan dan minumlah tepat waktu untuk membantu melindungi dari infeksi. Kamu mungkin juga diberikan obat pencahar agar lebih mudah buang air besar tanpa membuat jahitan tegang.

Berapa Lama Jahitan Setelah Melahirkan Bisa Sembuh?

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk menjaga jahitan tetap bersih dan membantu penyembuhannya:

  • Mandi setiap hari.
  • Ganti pembalut secara teratur.
  • Cuci tangan sebelum dan sesudah membersihkan area tersebut.
  • Paparkan jahitan ke udara selama 10 hingga 20 menit. Kamu bisa berbaring di tempat tidur dengan handuk untuk mengeluarkan udara dari luka. Hal ini akan membantu mengeringkan dan menyembuhkan jahitan.
  • Kenakan celana dalam katun yang nyaman agar kulit dapat bernapas dengan baik.
  • Jangan duduk bersila karena ini dapat meregangkan perineum dan menarik jahitan.

Jika merasakan rasa sakit, gunakan kompres dingin atau panas di area perineum. Selama beberapa hari pertama, kompres dingin baik untuk membantu mengurangi pembengkakan di area tersebut. Setelah pembengkakan mereda, kompres panas dapat meredakan rasa tidak nyaman akibat jahitan.

Tuangkan secangkir air hangat ke area tersebut saat buang air kecil. Keringkan jahitan dengan lembut menggunakan tisu toilet setelahnya. Segera temui dokter jika rasa sakit tak kunjung berkurang.

—–

Penulis: Rahmadina Firdaus

Share artikel ini
Reference