apa sajakah ciri komunikasi yang sehat

Komunikasi yang sehat dan baik, bukan hanya sekedar menceritakan, atau menyuarakan keluh kesah kamu pada pasangan. Lebih dari itu, ini tentang menunjukkan pada pasangan kamu betapa kamu menghargainya. Coba kamu ekspresikan, dan akui apa yang telah dilakukan pasangan juga penting, loh!

Sebuah studi dari Georgia University membuktikan bahwa komunikasi yang baik, mengarah pada kepuasan pernikahan. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa pasangan yang lebih puas, juga menunjukkan tingkat positif yang lebih tinggi, tingkat negatif yang lebih rendah, dan lebih efektif.

Jadi, semakin kamu puas, pada dasarnya akan semakin baik kamu berkomunikasi dengan pasangan kamu. Lantas, apa sajakah ciri komunikasi yang sehat diantara pasangan suami istri? Yuk simak selengkapnya di bawah ini!

Komunikasi adalah

Apa itu Love Language?

Pada dasarnya, komunikasi adalah proses pertukaran informasi dan transfer pemahaman antara dua individu atau lebih dalam sekelompok kecil orang.

Dalam hal ini, bagaimana suami istri dapat berbagi ilmu atau informasi dengan suami istri sehingga dapat mempengaruhi pikiran, mengubah sikap, dan mendorong orang lain untuk melakukan hal-hal tertentu.

Menjaga komunikasi yang sehat bersama pasangan kamu menjadi hal yang sangat penting. Mungkin kamu masih mengalami kesulitan bagaimana melakukannya, dan kapan harus berbicara atau diam.

Apalagi jika kamu sering melawan atau menyembunyikan perasaan negatif, kamu mungkin akan kesulitan menjalin komunikasi dengan pasangan.

Apakah komunikasi penting dalam keluarga?

Manfaat Konseling Keluarga

Komunikasi yang sehat sangat penting untuk menjaga hubungan jangka panjang. Sebuah studi mengemukakan bahwa adanya komunikasi efektif mampu meningkatkan kepuasan hubungan satu sama lain bagi pasangan.

Selain itu, adanya komunikasi sehat juga mampu meningkatkan keintiman hubungan suami istri.

Cara kamu dan pasangan berkomunikasi satu sama lain sering kali menentukan cara kamu menyelesaikan konflik. Jika kamu menggunakan metode komunikasi yang baik, kemungkinan besar kamu akan menemukan titik temu bahkan selama perselisihan.

Ini dapat membantu memperkuat hubungan kamu dari waktu ke waktu. Jika kamu mencintai suami dan istri, tetapi kamu tidak menggunakan kata-kata dan tindakan kamu untuk mengkomunikasikannya, kamu tidak melakukan yang benar dengan pasangan kamu.

Jika kamu mempercayai seseorang, beritahu mereka. Pernikahan dan komunikasi harus berjalan beriringan.

Jika kamu dapat berkomunikasi dengan jujur, pernikahan kamu memiliki peluang bagus untuk bahagia dan sehat. Padahal, pentingnya komunikasi harus diperhatikan sejak masa pacaran karena merupakan dasar dari sebuah hubungan yang sejati.

Penelitian memberitahu kita bahwa komunikasi suami dan istri yang terbuka adalah landasan dari setiap dan setiap pernikahan yang panjang dan penuh cinta. Masalahnya adalah bahwa beberapa orang tidak pandai melakukannya.

Ciri-ciri komunikasi yang sehat diantara pasangan suami istri

Komunikasi adalah dasar dari pernikahan yang sehat. Tetapi kualitas percakapanlah yang penting dalam pernikahan, daripada jumlah waktu yang kamu habiskan untuk berbicara satu sama lain. Apa sajakah ciri komunikasi yang sehat diantara pasangan suami istri?

Berikut fitur-fiturnya yang bisa langsung kamu coba.

1. Berkomunikasi satu sama lain

Komunikasi adalah kunci hubungan yang langgeng. Adanya saling terbuka antar kamu dan pasangan akan membentuk rasa saling percaya. Ketika komunikasi lancar dan dua arah, berbagi apapun menjadi lebih lancar.

Sebab, komunikasi yang lancar mampu membuat kamu saling percaya pada pasangan. Nantinya, koneksi juga akan menjadi sumber keamanan dan kenyamanan sehingga tidak ada lagi yang disembunyikan dari salah satu pasangan.

2. Terbuka dan saling percaya

Tanpa kepercayaan, hubungan yang tidak sehat akan terbentuk. Hal ini berkaitan dengan kamu atau pasangan kamu terhadap pengalaman menjalani hubungan sosial dalam kehidupan.

Namun, hal tersebut tidak akan terjadi jika seseorang telah memiliki koneksi yang stabil, aman, dan saling percaya sebelumnya, peluang untuk mempercayai pasangan akan lebih besar.

Di sisi lain, jika kamu pernah dikhianati dan menjalani hubungan tanpa bisa saling mengandalkan, membangun kepercayaan membutuhkan lebih banyak usaha.

3. Saling menghormati pasangan

Pasangan dalam hubungan yang baik tahu betul bagaimana menghormati orang lain. Dengan demikian, mampu memberikan dukungan dan juga rasa aman terhadap pasangannya. Ada banyak cara untuk menunjukkannya, juga dipengaruhi oleh bahasa cinta masing-masing.

Ada berbagai contoh seperti misalnya menjadi pendengar yang baik pada pasangan, mampu memaafkan jika salah satu memiliki salah, bisa saling mendukung apa mimpi yang dimiliki pasangan, memberikan apresiasi, hingga berempati.

4. Saling mencintai

Wajar jika cinta yang meluap di awal hubungan perlahan meredup. Namun, tidak demikian halnya dengan kasih sayang. Kebutuhan akan kasih sayang, kenyamanan, dan kelembutan tidak akan berkurang.

Idealnya, hubungan yang sehat dapat memenuhi kebutuhan ini. Dari waktu ke waktu, kasih sayang akan membuat kedekatan semakin meningkat. Tapi ingat, tidak ada aturan pasti berapa banyak cinta yang harus diberikan kepada pasangan. Kuncinya adalah memiliki cukup.

Tentu, mewujudkan itu semua bukanlah perkara mudah. Bahkan, itu bisa sangat sulit. Namun dengan usaha kedua belah pihak, tentunya bisa diupayakan.

5. Jangan saling menyalahkan

Terkadang jika ada masalah, satu sama lain akan saling menyalahkan dengan berbagai alasan. Tanpa mereka sadari, hal ini akan membuat situasi dan kondisi semakin tidak sehat. Berani bertanggung jawab atas kesalahan yang dilakukan penting untuk disadari. Sebaiknya jangan bersikap defensif, dan salahkan pasangan kamu.

Apa sajakah ciri komunikasi yang sehat diantara pasangan suami istri? pada dasarnya, bersikap jujur ​​dan terbuka penting untuk meningkatkan komunikasi. Katakan apa yang kamu maksud, dan jelaskan. Dengan begitu, pasangan kamu akan bisa lebih memahami kamu.

Share artikel ini
Reference