prothyra 10 mg obat apa

prothyra 10 mg obat apa

Prothyra 10 mg merupakan obat yang mengandung turunan hormon progesterone yaitu medroxyprogesterone. 

Hormon ini bekerja dengan menghambat pelepasan hormon gonadotropin sehingga dapat mencegah pematangan folikel dan ovulasi.

Akibatnya, lendir yang dihasilkan oleh serviks akan mengental dan mencegah sperma memasuki rahim. 

Selain itu, obat ini juga digunakan untuk:

  • Mengobati pendarahan menstruasi yang abnormal seperti endometriosis
  • Mengobati siklus menstruasi yang tidak teratur 

Lalu, apa lagi peran obat prothyra 10 mg pada sistem reproduksi wanita? Ketahui jawabannya di bawah ini, yuk!

Lantas, prothyra 10 mg obat apa?

Obat prothyra 10 mg mengandung medroksiprogesteron yang berfungsi untuk menggantikan hormon ketika tubuh kamu tidak cukup membuatnya. 

Untuk wanita yang tidak hamil dan tidak mengalami menopause, obat ini dapat mengobati pendarahan abnormal dari rahim dan mengembalikan periode menstruasi normal. 

Ada berbagai manfaat lainnya dari mengonsumsi obat prothyra 10 mg. Misalnya, kamu bisa mengobati gejala menstruasi yang tidak normal, mencegah pertumbuhan berlebih pada lapisan rahim, dan menurunkan risiko kanker rahim bagi pasien yang mengonsumsi estrogen.

Dosis obat prothyra 10 mg

Rincian dosis obat prothyra 10 mg sebenarnya bergantung pada kondisi kesehatan yang sedang kamu alami. Untuk itu, ini dia beberapa dosis obat berdasarkan penyakitnya.

  • Endometriosis: 10 mg selama 3 kali sehari dan diberikan selama 90 hari berturut-turut sejak siklus menstruasi dimulai.
  • Amenore sekunder: 2,5-10 mg/hari selama 5-10 hari
  • Perdarahan uterus disfungsional : 2,5-10 mg/hari selama 5-10 hari. Diberikan pada hari ke 16 atau 21 siklus menstruasi.

Saat mengonsumsi obat prothyra 10 mg, kamu dapat mengikuti petunjuk pada label resep atau meminta dokter dan apoteker untuk menjelaskan dosis lengkapnya. 

Hindari mengonsumsi obat ini lebih atau kurang dari arahan karena bisa efeknya akan berbeda, ya. Perlu diingat, obat satu ini hanya dapat mengontrol kondisi kamu, bukan langsung menyembuhkannya.

Efek samping obat prothyra 10 mg

Tentu, obat prothyra 10 mg pasti memiliki efek samping tersendiri. Hanya saja, tidak semua yang mengonsumsinya akan mengalami efek tersebut. Untuk berjaga-jaga, ketahui beberapa efek samping obat tersebut berikut ini.

  • Payudara terasa lunak atau mengeluarkan cairan
  • Perubahan aliran menstruasi
  • Perdarahan vagina yang tidak teratur atau bercak
  • Tumbuhnya jerawat
  • Pertumbuhan rambut di wajah
  • Kerontokan rambut di kulit kepala
  • Kesulitan tidur atau mudah tertidur
  • Kantuk
  • Sakit perut
  • Penambahan atau penurunan berat badan

Tak hanya itu, ada juga beberapa efek samping yang cukup serius dan perlu kamu komunikasikan kembali dengan dokter jika mengalami kondisi di bawah ini.

  • Munculnya rasa sakit, bengkak, kemerahan, atau nyeri di satu kaki saja
  • Sulit berbicara dengan lancar
  • Pusing atau pingsan
  • Mati rasa pada lengan atau tungkai
  • Sesak napas
  • Batuk darah
  • Nyeri dada 
  • Detak jantung yang berdebar
  • Penglihatan ganda
  • Penglihatan kabur
  • Depresi
  • Kulit atau mata menguning 
  • Demam
  • Gatal-gatal
  • Ruam kulit

Terlepas dari efek sampingnya, jika dokter merekomendasikan obat satu ini, berarti manfaatnya lebih besar daripada efeknya untuk tubuh kamu. Dengan catatan, selalu berkomunikasi dengan dokter jika merasakan efek-efek di atas.


Penulis: Nabila Ramadhani

Share artikel ini
Reference