Berbagai keluhan nyeri seperti sakit gigi, sakit kepala, nyeri haid, nyeri otot hingga keluhan lain biasanya dapat diatasi dengan mengonsumsi obat anti nyeri.

Jenis obat ini termasuk beragam dan dapat diperoleh di berbagai apotik untuk membantu meringankan rasa nyeri.

Novastan 500 bisa menjadi pilihan saat ingin meringankan rasa nyeri dan sakit. Kondisi nyeri dan sakit yang masih ringan dapat diredakan dengan konsumsi obat yang mengandung asam mefenamat.

Apa yang menjadi keistimewaan obat ini? Yuk simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini.

Deskripsi obat novastan 500

lacostan obat apa

Novastan 500 merupakan jenis obat keras dengan kandungan asam mefenamat. Jenis obat yang masuk dalam golongan anti inflamasi non steroid dimana obat ini dapat menurunakn demam atau antipiretik dan nyeri atau analgesic.

Jenis obat kaplet ini diformulasikan khusus agar pasien dapat menelan obat dengan mudah. Meskipun dijual bebas dan mudah didapat, jenis obat ini termasuk dalam golongan obat keras sehingga perlu dikonsultasikan penggunaannya dengan dokter terkait keluhan nyeri yang dialami.

Selain dalam bentuk kaplet, novastan 500 juga mempunyai pilihan obat lain dalam bentuk sirup botol yang dapat dikonsumsi kamu yang tidak terbiasa dengan obat berbentuk kaplet. 

Licostan Obat Apa? Ini Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya!

Manfaat obat

Jenis obat yang dalam meringankan rasa sakit ini mengandung asam mefenamat dan merupakan obat yang dapat meredakan berbagai rasa sakit atau nyeri seperti sakit kepala nyeri gigi, nyeri setelah operasi, nyeri otot, cedea hingga jenis nyeri lainnya. 

Obat ini bekerja dengan menghalangi rasa sakit yang biasanya timbul karena bahan kimia sehingga dapat mengurangi rasa sakit yang terdapat dalam beberapa bagian tubuh. Berbagai jenis keluhan nyeri dapat diredakan dengan relative mudah dan cepat. 

Berapa dosis yang tepat untuk dapat mengurangi rasa nyeri dengan obat ini?

Lapisiv Obat Apa? Ini Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya!

Dosis dan penggunaan

Novastan 500 merupakan salah satu golongan obat keras yang diproduksi oleh Novapharin, penggunaanya harus disesuaikan dengan resep dan anjuran dari dokter.

Apalagi jika pasien mempunyai jenis keluhan medis tertentu sehingga diperlukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter agar dapat memperoleh rekomendasi dosis terbaik.

Untuk dosis umum penggunaan novastan 500 antara lain:

  • Novastan 500 kaplet dapat dikonsumsi orang dewasa 1 kaplet sebanyak 3x sehari
  • Novastan 500 sirup dapat dikonsumsi dengan dosis 500 mg, sebanyak 3x sehari.

Jika terdapat respon tertentu setelah penggunaan novastan 500, maka dosis obat dapat dikurangi atau ditambah sesuai dengan kebutuhan. 

Kontraindikasi obat

Konsumsi obat ini dapat digunakan bersamaan dengan makan atau setelah makan dan penggunaan obat agar dapat maksimal bekerja pada tubuh disesuaikan dengan dosis dan jam waktu konsumsi obatnya.

Dosis novastan 500 mungkin dapat dikurangi jika gejala semakin membaik, namun sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter jika terdapat gejala tambahan lain yang dapat mengakibatkan efek samping.

Kontraindikasi pada penggunaan novastan 500 antara lain tidak digunakan pada pasien dengan kondisi medis berikut ini:

  • Hipersensitif
  • Pasien dengan riwayat perdarahan peptikum aktif atau berulang
  • Memiliki riwayat perdarahan atau perforasi 
  • Penyakit radang usus
  • Gagal jantung berat
  • Riwayat asma
  • Bronkospasme
  • Rhinitis
  • Angioedema
  • Urtikaria
  • Pengobatan nyeri perioperatif 
  • Gangguan ginjal dan gangguan hati berat
  • Kehamilan (trimester 3)

Cocok untuk Ibu Hamil, Calfera Obat Apa? Ini Manfaat hingga Kandungannya!

Efek samping obat

Penggunaan novastan 500 seringkali masih aman jika digunakan sesuai dosis. Terdapat beberapa kemungkinan efek samping yang mungkin ditimbulkan seperti:

  • Mengantuk
  • Pusing
  • Ruam kulit
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan saluran cerna
  • Pendarahan
  • Tukak peptic
  • Sakit kepala

Efek samping yang tergolong masih ringan bisa diredakan sendiri di rumah dan apabila terdapat gejala overdosis atau kelebihan dosis, segera bawa pasien ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

Jenis penanganan pasien pada keluhan overdosis akan disesuaikan dengan kondisi pasien yang dipantau secara berkala. 

Jenis efek samping yang mungkin terjadi saat overdosis adalah perdarahan pada saluran cerna. Kelesuan, nyeri uluhati, mual, muntah hingga sakit kepala parah.

Bronkris Obat Apa? Bukan untuk Batuk Saja, Ternyata Ini Manfaatnya!

Interaksi

Interaksi novastan 500 sebaiknya tidak disarankan dikonsumsi bersama dengan jenis obat berikut ini:

  • Obat anti inflamasi non steroid (nsaid)
  • Salisilat lain (misalnya aspirin)
  • Antikoagulan (misalnya warfarin)
  • Antihipertensi
  • Natriuretic diuretic seperti furosemide, hidroklorotiazid
  • Digoksin dan metotreksat
  • Kortikosteroid
  • Ciclosporin atau tacrolimus

Interaksi novastan 500 mungkin dapat terjadi pada saat dikonsumsi dengan obat lain sehingga penggunaan obat apapun harus dikonsultasikan dengan dokter agar tidak menimbulkan efek samping yang tidak diharapkan.

Interaksi ini bisa mengancam jiwa atau terjadi penyakit yang serius sehingga lebih baik tidak digunakan bersamaan.

Share artikel ini
Reference