Penyebab Kanker Payudara

Kanker payudara sering menjadi momok yang menakutkan bagi wanita. Tentunya tidak ada orang yang ingin terkena penyakit ini ya ladies. Untuk itu, kita perlu mengetahui gejala dan mencegah kanker ini menyerang tubuh kita.

Lalu, apa yang menjadi penyebab kanker payudara? Bagaimana mendeteksi gejala kanker secara dini? Yuk simak ulasan lengkapnya disini.

Apa itu kanker payudara?

Kanker payudara adalah pertumbuhan sel sel abnormal sel kanker dan tidak terkontrol di jaringan payudara. Terjadi mutasi DNA pada sel normal sehingga menjadi kanker. Hal ini harus segera diketahui penyebab utamanya agar dapat menghindari kanker payudara bertambah stadiumnya.

Faktanya, kanker payudara merupakan salah satu penyakit dengan angka kematian yang cukup tinggi di indonesia. Berdasarkan data dari Global Cancer Observatory pada 2018 yang dirilis oleh World Health Organization, kanker ini menempati urutan kedua dengan jumlah kasus mencapai 22.692 di Indonesia.
Ketahui ciri kanker payudara agar dapat segera dilakukan pengobatan yuk!

Ciri ciri kanker payudara

Sebagai seorang wanita yang memiliki risiko lebih besar terkena kanker payudara, kamu harus selalu waspada dan rutin melakukan pengecekan tanda-tandanya ya ladies. Beberapa gejala dan tanda dari kemunculan kanker payudara antara lain:

Benjolan pada payudara

Benjolan pada payudara menjadi tanda kanker payudara. Benjolan memang tidak terlihat langsung tetapi bisa terasa saat disentuh. Benjolan muncul di sekitar dada atas atau benjolan di ketiak. Jaringan payudara sendiri membentang luas sampai ke lengan bawah. Rutin lakukan pemeriksaan payudara dengan menyentuhnya secara berkala, terutama saat mandi.

Pentingnya melakukan SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri agar dapat mendeteksi tanda dan ciri kanker sejak dini ya, ladies.

Perubahan kulit payudara

Terdapat perubahan tekstur kulit payudara yang biasanya menjadi gejala kanker stadium awal ataupun lanjut. Waspadai perubahan kulit payudara akibat kanker seperti kulit yang menebal di area payudara, kulit payudara berlubang seperti kulit jeruk karena getah bening tertarik sampai berkerut.

Keluar cairan dari puting

Ciri-ciri kanker payudara selanjutnya adalah keluar cairan dari puting. Cairan ini bukanlah asi susu ibu atau ASI. Cairan bisa kental atau encer dan berwarna coklat kemerahan seperti darah.

Kelenjar getah bening membengkak

Kelenjar getah bening yang membengkak dapat menjadi ciri kanker payudara. Sel kanker bisa menyebar dan berpindah ke kelenjar getah bening penyebab kanker payudara. Kelenjar ini merupakan kumpulan jaringan sistem kekebalan dalam melawan mikroorganisme asing.

Bentuk payudara besar sebelah

Payudara umumnya memang tidak sama persis, namun jika ukuran payudara terlihat sangat berbeda maka harus diwaspadai sebagai tanda kanker payudara.

Puting susu tertarik atau masuk ke dalam

Puting susu yang tertarik ke dalam bisa menjadi tanda kanker payudara karena sel kanker akan menyerang sel di belakang puting

Penyebab dan faktor risiko kanker payudara

Faktor risiko kanker payudara merupakan segala sesuatu yang membuat kamu memiliki kemungkinan besar terkena kanker payudara. Meskipun begitu, tetaplah lebih waspada dan periksakan kondisi kesehatan kamu secara berkala.

Pada beberapa kasus, wanita mengalami kanker payudara namun tidak memiliki penyebab atau faktor risikonya. Faktor yang menjadi penyebab kanker payudara meliputi:

  • Wanita. Wanita jauh lebih mungkin untuk terkena kanker payudara daripada laki-laki.
  • Bertambah usia. Bertambahnya usia dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
  • Riwayat pribadi kanker payudara. Jika pernah mengalami kanker payudara, maka resiko akan jauh lebih besar untuk terkena di bagian payudara lainnya.
  • Riwayat pribadi kondisi payudara. Jika pernah menjalani biopsi payudara yang menemukan lobular carcinoma in situ (LCIS) atau hyperplasia atipikal memiliki risiko kanker payudara yang lebih besar.
  • Riwayat keluarga dengan kanker payudara. Meskipun tidak semua penderita kanker payudara memiliki riwayat keluarga yang pernah menderita penyakit ini, namun faktor resikonya akan jauh lebih meningkat.
  • Gen yang diturunkan. Gen yang dapat diturunkan dari orang tua ke anak memungkinkan keturunannya mengalami jenis kanker payudara atau kanker lainnya.
  • Paparan radiasi. Paparan radiasi akan lebih meningkat saat seseorang pernah melakukan perawatan radiasi ke dada saat masih anak-anak atau dewasa.
  • Kegemukan. Kegemukan menjadi penyebab kanker payudara yang dapat meningkatkan faktor risiko penyakit ini.
  • Memulai menstruasi di usia muda. Memulai menstruasi sebelum usia 12 tahun dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
  • Menopause di usia lebih tua. Kanker payudara bisa dialami oleh wanita yang menopause pada usia lebih tua.
  • Memiliki anak pertama di usia lebih tua. Kanker payudara dapat meningkat risikonya saat seseorang melahirkan anak pertamanya pada usia lebih tua atau lebih dari 30 tahun.
  • Belum pernah hamil. Wanita yang belum pernah hamil mempunyai risiko lebih besar terkena kanker payudara daripada wanita yang sudah pernah hamil.
  • Terapi hormon pasca menopause. Kanker payudara dapat meningkat risikonya saat seseorang menggunakan obat terapi hormonal yang menggabungkan estrogen dan progesterone untuk mengobati gejala dan tanda menopause.
  • Minum alkohol. Alkohol dapat meningkatkan resiko wanita terkena kanker payudara.

Benjolan kanker payudara seperti apa?

Benjolan menjadi tanda kanker payudara yang tidak dapat dilihat langsung oleh mata. Benjolan dapat disentuh dan terasa nyeri. Ciri dari benjolan kanker payudara antara lain:
Permukaan benjolan tidak rata

  • Tekstur benjolan lunak ke keras dan tidak terasa batasnya
  • Benjolan melekat pada payudara
  • Hanya ada 1 benjolan
  • Benjolan terasa nyeri saat ditekan
  • Benjolan menetap setelah menstruasi

Benjolan bisa menjadi deteksi kanker payudara yang mudah. Segera lakukan pemeriksaan saat benjolan tidak hilang setelah sekian lama bahkan sampai berminggu-minggu. Jika segera melakukan pemeriksaan, maka kemungkinan besar penyebab kanker payudara dan gejalanya bisa diatasi.

Cara mengobati kanker payudara

Penyebab kanker payudara sangat penting dihindari untuk memperkecil kemungkinan terkena kanker ini. Namun bagaimana jika telah menderita penyakit ini? Ada beberapa pengobatan yang akan disesuaikan caranya tergantung dari kondisi penderita. Upaya pengobatan kanker payudara antara lain:

  • Terapi radiasi
  • Kemoterapi
  • Terapi hormone
  • Prosedur bedah

Disarankan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin agar dapat mencegah terjadinya kanker payudara. Menerapkan gaya hidup sehat, makan dengan gizi seimbang, mengelola stress dan cukup istirahat bisa menghindari penyebab kanker payudara ya ladies. Yuk mulai hidup lebih sehat dan jangan lupa selalu lakukan pemeriksaan payudara sendiri ya!

Share artikel ini
Reference