cara membaca hasil usg jenis kelamin

USG prenatal (atau sonogram) adalah tes selama kehamilan untuk memeriksa kesehatan dan perkembangan bayi di kandungan. Tak hanya itu, USG juga bisa membantumu mengetahui jenis kelamin bayi. Lantas, bagaimana cara membaca hasil USG jenis kelamin?

Kebanyakan wanita melakukan USG pada trimester kedua pada usia kehamilan 18-20 minggu. Namun, ada juga yang menjalani USG pada trimester pertama ini disebut juga sebagai USG awal.

Umumnya, ibu hamil akan melakukan USG sebanyak 3 kali selama kehamilan, tetapi jumlah dan waktunya bervariasi tergantung pada saran dokter kandungan. 

Jika kehamilanmu berisiko tinggi mengalami komplikasi atau jika dokter mencurigai ibu atau sang bayi memiliki kondisi tertentu, dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan USG lebih sering.

Cara membaca hasil USG jenis kelamin

Saat paling awal kita bisa menilai jenis kelamin bayi adalah pada usia kehamilan 12 minggu. Adapun cara membaca hasil USG jenis kelamin, yaitu:

1. Cara membaca hasil USG jenis kelamin perempuan

Beberapa petunjuk ini bisa dilakukan untuk mengetahui apakah bayi di kandungan perempuan atau justru laki-laki.

  • Identifikasi ‘tanda hamburger’: Ini merujuk pada bagian labia dan klitoris pada janin perempuan. Dengan pengamatan yang cermat, Moms akan melihat bahwa bentuk bibir labia dan klitoris menyerupai roti hamburger.
  • Perhatikan tanda sagital: Setiap jenis kelamin memiliki tanda sagital yang dapat dilihat dari profil janin (dikenal sebagai bidang sagital garis tengah). Jika terlihat takik ekor di ujung tulang belakang dan mengarah ke bawah dengan sudut sekitar 10 derajat, maka bayi tersebut kemungkinan besar perempuan.

2. Cara membaca hasil USG jenis kelamin laki-laki

Jika janin yang Moms kandung adalah laki-laki, gambar USG akan menunjukkan beberapa ciri berikut:

  • Tanda sagital: Jika takik ekor terlihat mengarah ke atas dengan sudut lebih dari 30 derajat, maka kemungkinan besar janin tersebut laki-laki.
  • Perhatikan aliran urine: Terkadang, arah aliran urine dapat menjadi indikasi jenis kelamin janin. Jika urine mengalir ke atas, maka janin kemungkinan besar laki-laki. Alat kelamin bayi laki-laki biasanya mulai terlihat pada minggu ke 18-20. Ini mencakup penis, testis, dan skrotum.

Beragam Jenis USG Kehamilan dan Manfaatnya

Apakah hasil USG jenis kelamin bisa berubah?

cara membaca hasil usg jenis kelamin laki-laki perempuan

Keakuratan USG bisa mencapai 95-99 persen dalam menentukan jenis kelamin tergantung waktu pemeriksaan, seberapa terampil dokter, dan posisi sang bayi.

Namun, bukan berarti tidak ada kesalahan dalam membaca hasil USG. Kesalahan paling sering dilakukan, yaitu ketika tali pusar yang terlihat menonjol dan disalahartikan sebagai penis. 

Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi akurasi hasil. Beberapa alasan hasil USG jenis kelamin dapat berubah meliputi:

  • Posisi janin: Jika janin berada dalam posisi yang sulit untuk diamati, seperti tertidur atau menghadap ke arah tertentu, dokter mungkin mengalami kesulitan dalam menentukan jenis kelamin.
  • Usia kehamilan: Keakuratan hasil USG jenis kelamin dapat bervariasi tergantung pada usia kehamilan. Pada beberapa kasus, organ genital mungkin belum terbentuk dengan jelas pada tahap awal kehamilan.

Apa Itu USG Transvaginal? Cek Manfaat dan Persiapannya Di Sini!

Manfaat membaca hasil USG

Membaca hasil USG kehamilan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga dapat memberikan manfaat besar bagi calon ibu. Dengan pemahaman yang baik tentang hasil USG, ibu hamil dapat merasakan kehamilan dengan lebih nyaman dan memiliki persiapan yang lebih baik untuk masa depan. 

Berikut adalah beberapa manfaat membaca hasil USG kehamilan:

1. Memahami perkembangan janin

Hasil USG memberikan gambaran visual tentang bagaimana janin berkembang dalam rahim. Dengan melihat hasil ini, ibu hamil dapat memahami tahapan perkembangan janin, melihat organ-organ yang berkembang, dan merasakan keajaiban proses kehamilan.

2. Mengetahui jenis kelamin janin

Salah satu informasi yang sering kali dicari dari hasil USG adalah jenis kelamin janin. Meskipun tidak selalu 100% akurat, USG sering kali dapat memberikan petunjuk yang baik mengenai apakah janin yang Moms kandung adalah anak laki-laki atau perempuan.

3. Menilai kesehatan janin

USG memungkinkan tenaga medis untuk menilai kesehatan janin. Deteksi dini masalah kesehatan seperti kelainan struktural atau pertumbuhan yang tidak sesuai dapat memungkinkan intervensi medis yang diperlukan. Ini memungkinkan persiapan dan perawatan yang lebih baik setelah kelahiran.

4. Memantau plasenta dan cairan ketuban

Hasil USG juga memberikan informasi tentang plasenta dan jumlah cairan ketuban. Plasenta yang sehat dan cukup cairan ketuban sangat penting untuk perkembangan janin. Hasil USG membantu memantau kondisi ini dan memastikan kehamilan berlangsung dengan baik

5. Merencanakan persiapan persalinan

Dengan membaca hasil USG, ibu hamil dapat merencanakan persiapan untuk persalinan. Misalnya, jika ditemukan komplikasi atau posisi janin yang tidak tepat, dapat diambil tindakan untuk merencanakan metode persalinan yang sesuai.

Itulah fakta seputar USG kehamilan dan cara membaca hasil USG jenis kelamin. Penting untuk diingat bahwa hasil USG bisa saja berubah. Jadi, jangan merasa kecewa apabila jenis kelamin si kecil tidak sesuai harapanmu. Namun, yang terpenting adalah kesehatanmu dan sang buah hati nantinya.


Penulis: Silvia Wardatul

Share artikel ini
Reference