berenang termasuk olahraga

Ladies, apakah kamu pernah mendengar larangan berenang saat haid karena dapat menghentikan aliran darah haid? Mitos seputar haid ini sejak dulu santer terdengar di kalangan para wanita dan menyebabkan keraguan saat ingin berenang di kala haid.

Lalu bagaimana faktanya? Apakah seorang wanita yang sedang haid boleh berenang? Yuk simak dalam ulasan lengkapnya di sini!

Mitos berenang saat haid

Setiap bulan, wanita yang masih dalam usia produktif akan mengalami haid. Siklus yang datang bisa lama atau sebentar kurang lebih 2-7 hari.

Haid yang keluar juga akan berbeda volume dan warna darahnya mulai dari awal haid sampai akhir. Terkadang pada saat haid, wanita juga mengalami gejala lain seperti sakit pinggang hingga nyeri tak tertahankan.

Banyak wanita yang sering mendengar mitos berenang saat haid. Apakah hal ini merupakan sebuah fakta? Anggapan tentang berenang dapat memperparah atau menghentikan haid adalah keliru ya, ladies. Faktanya, wanita masih boleh melakukan berbagai jenis olahraga di saat haid, salah satunya berenang.

Wanita tidak akan berhenti haidnya secara tiba-tiba atau keluar darah lebih banyak hanya karena berenang, lho. Berhenti atau darah keluar lebih banyak saat haid bisa disebabkan faktor lain seperti stres, kelelahan hingga menorrhagia atau durasi haid yang lebih panjang dengan volume darah lebih banyak.

Jauh dari Fakta, Ketahui Deretan Mitos Menstruasi Ini

Jika tidak ada tanda atau gejala terhadap faktor lain, berenang sama sekali tidak akan menghentikan haid secara langsung, yang ada haid tetap keluar namu volume nya bisa saja berkurang.

Tentunya memang ada kekhawatiran yang beralasan mengapa para wanita agak khawatir jika ingin berenang pada saat haid. Ada kemungkinan darah dari pembalut atau bocor dan dapat mencemari kolam renang. Risiko ini bisa terjadi saat kamu berkali-kali masuk ke kolam dan membuat pembalut rusak sehingga darah haid akan mudah keluar.

Terdapat beberapa anggapan juga bahwa berenang dapat membuat kram haid semakin parah, namun sesungguhnya hal ini belum dapat dibuktikan karena olahraga justru dapat meredakan kram pada haid haid. Lalu bagaimana cara berenang saat haid agar tidak bocor?

Bagaimana cara berenang saat haid agar tidak bocor

Berenang saat haid

Untuk mencegah ketidaknyamanan pada saat berenang, ada beberapa cara yang bisa kamu coba sehingga berenang pada saat haid tetap aka naman. Bagaimana caranya?

1. Hindari pembalut kain

Menggunakan pembalut berbahan kain memungkinkan air terserap lebih cepat sehingga bercampur dengan darah. Hindari menggunakan pembalut kain dan pilihlah penampung darah seperti tampon atau menstrual cup.

2. Pakai menstrual cup atau tampon

Menggunakan menstrual cup atau tampon dikatakan lebih aman dan menghindari kebocoran. Pembalut sekali pakai terkadang terkendala dengan kapas yang dapat rusak saat terkena air, namun tampon atau menstrual cup akan lebih aman untuk digunakan.

Pakai tampon tidak lebih dari 8 jam dan menstrual cup maksimal 6 jam agar kebersihan tetap terjaga selama menggunakan penampung darah ini.

Apa Itu Tampon untuk Haid? Perempuan Wajib Tahu Soal Ini!

3. Kenakan pakaian renang

Menggunakan pakaian khusus renang bisa menjadi pilihan saat kamu haid namun tetap ingin berenang. Pakaian khusus haid ini ada yang dirancang khusus sehingga tidak akan bocor dan mencemari kolam renang. Gunakan pakaian yang nyaman dna hindari pakaian ketat yang membuat organ intim terdesak dan merasa sempit.

4. Bersihkan organ intim sebelum dan setelah berenang

Lakukan pembersihan organ intim sebelum dan sesudah berenang. Ganti pembalut sesering mungkin dan jangan berenang menggunakan pembalut yang sudah kamu pakai berjam-jam dengan isi darah yang penuh. Kondisi ini dapat menyebabkan kebocoran pembalut dan darah akan mencemari kolam renang.

Setelah selesai, segera cuci organ intim dan bersihkan seluruh bagian tubuh. Ganti dengan pembalut baru dan hindari menggunakan pewangi untuk organ intim agar keseimbangan bakteri sehat tetap terjaga.

5. Mandi dan keramas usai berenang

Mandi dan berkeramas usia berenang saat bermanfaat untuk membersihkan seluruh tubuh dari kontaminasi bakteri atau kotoran yang mungkin kamu dapati pada saat berenang. Bersihkan tubuh dan lakukan keramas secara langsung setelah selesai berenang.

Keramas pada saat haid juga tidak dilarang karena hal ini dapat membantu membersihkan kuman dan bakteri yang terdapat pada rambut ketika berenang. Bersihkan dna lap kering seluruh badan, utamanya organ intim setelah berenang dan ganti pembalut serta pakaian yang bersih agar tubuh segera nyaman kembali.

Cara berenang saat haid agar tidak bocor ini mudah dilakukan dan cenderung aman dilakukan untuk kegiatan olahraga air yang satu ini. Berenang tentu dibolehkan, namun gunakan cara-cara diatas untuk membantu kamu tetap nyaman saat berenang ya, ladies!


Penulis: Nur Azizah

Share artikel ini
Reference