kalori jagung

Jagung sudah dikenal sebagai menu diet andalan karena kalorinya yang rendah dan kaya akan nutrisi. Kalori jagung yang rendah terkadang dijadikan sebagai pengganti makanan pokok yaitu nasi atau roti dengan kandungan karbohidrat yang lebih rendah juga. 

Jagung bisa dibilang berperan sebagai bahan pokok di beberapa negara. Di Amerika Serikat, jagung rebus menjadi sangat populer saat musim panas. Meskipun banyak orang menikmati jagung, banyak yang tidak menyadari bahwa jagung adalah pilihan yang sangat bergizi. 

Kalori dan nutrisi jagung

jagung

Jagung mengandung thiamin dan vitamin serta mineral lainnya; satu jagung rebus mengandung 88 kalori. Biji-bijian yang murah dan mudah ditemukan ini juga merupakan sumber karbohidrat yang baik dan mengandung protein yang sangat tinggi. Berikut adalah fakta nutrisi termasuk kalori jagung berukuran sedang:

  • Kalori: 88
  • Lemak: 1.4g
  • Sodium: 15mg
  • Karbohidrat: 19g
  • Serat: 2g
  • Gula: 6.4g
  • Protein: 3.3g
  • Thiamin: 0.16mg
  • Vitamin C: 6.9mg
  • Kalium: 275mg
  • Zat besi: 0.5mg
  • Magnesium: 37.7mg
  • Seng: 0.5mg
  • Vitamin B5: 0.7mg
  • Folat 42.8mcg

Manfaat makan jagung

manfaat hidup sehat

Kamu pasti pernah melihat jagung dengan berbagai perbedaan warna, beberapa jenis jagung kaya akan berbagai antioksidan dan senyawa lain yang melindungi dari penyakit. Berikut adalah manfaat jagung bagi kesehatan:

1. Mengurangi risiko diabetes tipe 2

Polifenol adalah senyawa tanaman yang bermanfaat dalam biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. Warna jagung ungu berasal dari jenis polifenol yang disebut anthocyanin, yang telah terbukti meningkatkan regulasi insulin dan glukosa.

2. Mencegah kanker usus besar

Jagung adalah sumber serat yang baik yang mendorong pertumbuhan “bakteri baik” di usus. Bakteri ini menghasilkan asam lemak rantai pendek untuk membantu mencegah kanker usus besar. Makan jagung segar, berondong jagung, dan produk jagung gandum lainnya akan membuat tubuh mendapatkan serat yang cukup.

7 Manfaat Jagung Ungu untuk Kesehatan, Yuk Cek Disini!

3. Diet friendly

Camilan yang paling mengenyangkan adalah yang tinggi akan protein dan serat, seperti jagung. Satu cangkir jagung mengandung 31 kalori, 1 gram protein, dan 1 gram serat. Popcorn juga bisa menjadi pilihan karena merupakan camilan gandum utuh yang diproses secara minimal. 

4. Menjaga kesehatan mata

Jagung mengandung lutein dan zeaxanthin, salah satu bentuk vitamin A yang sangat bermanfaat untuk kesehatan mata. Karena senyawa ini menjadi terkonsentrasi di retina, mereka berhubungan dengan pencegahan degenerasi makula terkait usia.

Kombinasi lutein dan zeaxanthin, bersama dengan vitamin C, vitamin E, tembaga, dan seng (juga ditemukan dalam jagung), telah terbukti melindungi penyebab umum kehilangan penglihatan.

5. Mempertahankan Kesehatan Jantung

Jagung menyediakan beberapa nutrisi yang bermanfaat bagi kardiovaskular. Serat dalam jagung dan biji-bijian utuh lainnya membantu menurunkan kadar kolesterol. Kandungan kalium dan magnesiumnya juga mampu menjaga tingkat tekanan darah.

Mengonsumsi magnesium dalam jumlah yang cukup dalam makanan mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung iskemik.

Apa Makanan untuk Penderita Jantung yang Aman dan Menyehatkan?

Mitos makan jagung

Jagung sebagai makanan sehat yang kaya akan serat sudah tidak diragukan lagi nutrisinya. Namun, entah kenapa selama orang mulai mempertanyakan apakah jagung itu sehat?

Desas-desus bermunculan tentang segala hal mulai dari bagaimana jagung ditanam hingga kandungan nutrisinya. Berikut adalah mitos dan fakta tentang jagung yang perlu kamu waspadai:

1. Mitos: Sebagian besar jagung manis telah dimodifikasi secara genetik

Fakta: Hanya sebagian kecil jagung manis yang ditanam di AS yang dimodifikasi secara genetik, menurut USDA. Sebagian besar jagung transgenik digunakan dalam makanan olahan seperti keripik jagung, sereal sarapan, sirup jagung fruktosa tinggi, dan minyak jagung.

2. Mitos: Makan jagung akan membuat berat badan bertambah

Fakta: Tidak, kecuali kamu menambah berbagai topping manis sesuka hati. Tapi satu jagung polos mengandung sekitar 100 kalori, mirip dengan apel. Dan dengan hampir 3 gram serat per porsi, jagung dapat membantu kamu merasa kenyang lebih lama.

3. Mitos: Jagung manis mengandung banyak gula

Fakta: Ya, jagung memang manis untuk ukuran sayuran tetapi hanya ada 6 gram gula alami dalam sebuah jagung ukuran sedang. Sebuah jagung manis mengandung kurang dari setengah gula pisang dan hanya sekitar sepertiga gula apel. 

4. Mitos: Jagung tidak memiliki manfaat kesehatan

Fakta: Jagung manis memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti lutein dan zeaxanthin, dua fitokimia yang meningkatkan kesehatan mata. Selain membantu menurunkan berat badan, serat tidak larut dalam jagung memberi makan bakteri baik dalam usus, yang membantu pencernaan tetap teratur. 

5. Mitos: Proses memasak menghilangkan nutrisi jagung

Fakta: Memasak jagung manis justru meningkatkan manfaatnya. Dalam sebuah penelitian di Cornell, para peneliti menemukan bahwa meskipun jagung manis kehilangan vitamin C saat dimasak, aktivitas antioksidannya justru meningkat. 

Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang tinggi antioksidan dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung serta penyakit Alzheimer, katarak, dan masalah kesehatan lain yang terkait dengan penuaan. 

Jagung manis yang dimasak juga memiliki kandungan asam ferulic yang cukup tinggi, sejenis senyawa yang membantu melawan kanker. Naikkan suhu memasak dan kamu akan meningkatkan manfaatnya lebih banyak lagi.

_____________

Penulis: Afifa

Share artikel ini
Reference