manfaat ardium 500 mg obat apa

Gangguan pada pembuluh darah, seperti wasir, varises, hingga perdarahan di mata atau gusi memang sangat mengganggu.

Umumnya, dokter akan meresepkan obat Ardium sebagai bentuk pengobatan dari masalah tersebut. Lantas, apa itu obat Ardium 500 mg? Simak info lengkapnya, mulai dari deskripsi, manfaat, hingga efek samping obatnya di sini!

Apa itu obat Ardium 500 mg?

deskripsi ardium 500 mg obat apa

Ardium adalah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pembuluh darah, seperti wasir, varises, stasis vena, hingga perdarahan di mata atau gusi.

Obat ardium 500 mg mengandung bahan kimia diosmin dan hesperidin.  Kedua senyawa tersebut biasanya dijumpai di buah jeruk dan lemon.

Selain masalah pembuluh darah, dokter meresepkan Ardium untuk mengobati pembengkakan lengan setelah operasi kanker payudara. Obat ini juga bertugas melindungi hati dari efek toksis dan meredakan nyeri radikuler. 

Cara kerja obat Ardium adalah menormalkan tekanan darah pada pembuluh darah. Jika tekanan darah pada daerah tersebut berlebihan, ini bisa memicu kebocoran cairan ke jaringan sekitarnya. 

Dengan menormalkan tekanan darah, cairan jaringan yang menumpuk bisa dikembalikan ke dalam sirkulasi darah melalui sistem limfatik.

Walaupun obat Ardium 500 mg bisa membantu mengatasi berbagai masalah pembuluh darah, tentu akan ada efek samping yang mengintai.

Maka dari itu, kamu perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum mengonsumsi obat ini dan mengikuti petunjuk yang sudah ditetapkan. 

Obat Rhemafar untuk Apa? Yuk, Cek Manfaat, Dosis, hingga Efek Sampingnya!

Manfaat obat Ardium 500 mg

Setelah mengetahui apa itu obat Ardium 500 mg beserta kandungannya, tentu kamu ingin tahu apa kegunaan dari obat satu ini. Berkat zat alami di dalamnya, yaitu diosmin dan hesperidin, obat Ardium dapat menghambat reaksi peradangan. 

Kedua senyawa flavonoid pada buat citrus ini juga dapat mengurangi permeabilitas kapiler dan melindungi mikrosirkulasi kapiler. Berikut ini dua manfaat utama dari obat Ardium 500 mg. 

1. Meredakan wasir akut dan kronis

Wasir adalah kondisi yang umumnya tidak berbahaya dan hanya memicu rasa ketidaknyamanan pada penderita.

Jika tidak diobati, kondisi ini bisa menyebabkan pembengkakan pada pembuluh darah di sekitar rektum, anus, atau dubur. Ini tentu bisa menimbulkan bahaya kesehatan serius. 

Itu sebabnya, dokter biasanya akan meresepkan obat Ardium 500 mg sebagai salah satu bentuk pengobatan wasir.

Pasalnya, obat ini bisa membantu mengurangi gejala peradangan dan melancarkan sirkulasi darah pada pembuluh darah yang terdampak wasir. 

Obat Ambeien untuk Ibu Hamil: Yang Alami atau Medis?

2. Meringankan gejala varises

Selain wasir akut dan kronis, obat Ardium 500 mg dipakai untuk meringankan gejala varises. Varises adalah kondisi di mana pembuluh darah vena membengkak karena penumpukan darah di dalamnya. 

Gejala varises biasanya ditandai dengan perubahan warna dan tekstur pada pembuluh darah vena yang menjadi menonjol dan berwarna ungu.

Jika dibiarkan tanpa pengobatan, masalah ini dapat memburuk dan menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius. 

Dosis dan aturan pakai Ardium 500 mg

cara menghitung dosis obat

Mengetahui apa manfaat obat Ardium 500 mg memang penting. Namun, jangan lupakan berapa dosis yang dianjurkan dan bagaimana aturan pakai dari obat untuk wasir dan varises ini. Berikut informasinya. 

Dosis Ardium 500 mg 

Penting bagi kamu untuk mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi obat Ardium 500 mg agar bisa bekerja secara efektif. Dosis obat Ardium yang dianjurkan oleh dokter juga biasanya disesuaikan dengan kondisi pasien dan jenis penyakit yang diderita. 

  • Pengobatan varises: 2 tablet/hari
  • Pengobatan wasir akut: 6 tablet di 4 hari pertama, lalu 4 table selama 3 hari, dan 2 tablet/hari. 
  • Pengobatan wasir kronis: 2 tablet/hari. 

Sebelum mengonsumsi obat, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter dan sampaikan riwayat penyakit dan obat-obatan yang tengah dikonsumsi.

Hal ini bertujuan mengurangi risiko efek samping yang berbahaya dan memastikan pengobatan yang diberikan sudah sesuai. 

Aturan pakai Ardium 500 mg

Obat Ardium 500 mg pada dasarnya dikonsumsi secara oral, alias diminum. Jangan lupa untuk mengikuti aturan dosis dan minum sesuai dengan anjuran dokter. 

Sebelum menggunakan obat, pastikan untuk membaca label dengan teliti. Jika ada informasi yang tidak dipahami, konsultasikan dengan dokter. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika minum obat Ardium 500 mg. 

  • Minum obat dengan segelas air sesuai dengan aturan pakai yang tertera
  • Hindari penggunaan obat yang terlalu sering atau melebihi dosis yang diberikan dokter. 
  • Jika gejala tidak kunjung mereda setelah 7 (tujuh) hari, hentikan pemakaian obat dan periksakan diri ke dokter. 

Lapibal Obat untuk Apa? Ini Manfaat, Dosis, dan Efek Samping!

Efek samping obat Ardium 500 mg

efek samping obat

Sama seperti obat-obatan lainnya, obat Ardium dapat memicu beberapa efek samping pada penggunanya.

Meski begitu, kebanyakan dari efek samping obat ini jarang terjadi dan tidak memerlukan pengobatan tambahan. Lantas, apa saja efek samping dari obat Ardium 500 mg?

  • Gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, dan diare
  • Sakit kepala
  • Ruam kulit
  • Kram pada tungkai bawah
  • Trombosis vena

Reaksi alergi juga mungkin terjadi sehingga kamu harus segera menghentikan penggunaan obat jika muncul tanda-tanda alergi. Contohnya: 

  • Ruam kulit
  • Gatal-gatal
  • Sesak napas
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, atau tenggorokan

Jika memiliki kekhawatiran atau pertanyaan mengenai efek samping Ardium, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. 


Penulis: Nabila Azmi

Share artikel ini
Reference