Cara Menghilangkan Keloid yang Aman
Kecantikan dan Kebugaran

5 Cara Menghilangkan Keloid yang Aman dan Efektif

Putri Aprillia | Januari 8, 2022
Share

Kamu memiliki bekas luka yang tidak wajar pada kulit? Bisa jadi itu adalah keloid. Tentunya, keloid ini dapat mengganggu tampilan kulit luar kamu dan membuat percaya diri berkurang, bukan? Apalagi jika terletak di bagian yang mudah terlihat. Nah, syukurnya keloid dapat dihilangkan dengan cara medis yang aman.

Penasaran apa saja cara menghilangkan keloid paling ampuh? Tenang saja kali ini kita akan membahas bagaimana cara menghilangkan keloid tersebut. Yuk simak ulasannya berikut ini!

Apa itu keloid

Sebelum mempelajari cara menghilangkan keloid, tidak ada salahnya mengetahui apa itu keloid, bukan? Keloid ini sebenarnya bekas luka yang tumbuh dengan sendirinya dan terlihat lebih jelas. Bahkan, keloid sendiri terkadang bisa membesar dari luka yang sebenarnya.

Inilah mengapa banyak orang menjadi takut dan merasa tidak percaya diri. Pasalnya, bekas luka ini terlihat seperti keras dan semakin membesar atau hidup. Bahkan, jika diperhatikan lebih seksama terlihat seperti daging tumbuh.

Penyebab keloid

Sebenarnya, keloid sendiri berasal dari bekas luka. Karena pada dasarnya jika sel kamu mengalami luka maka akan diupayakan untuk menutupi luka tersebut dengan adanya jaringan parut. Sayangnya, di sebagian kasus jaringan parut akan tetap terbentuk walaupun luka sudah sembuh.

Segingga, nantinya jaringan parut ekstra yang terbentuk ini akan terangkat dan membentuk keloid. Beberapa jenis luka yang mungkin menyebabkan keloid adalah:

  • Jerawat Batu (jenis yang dalam dan parah)
  • Luka Tusukan
  • Kulit Yang Terpotong
  • Cacar Air
  • Bekas Operasi
  • Bekas Tindikan
  • Tato
  • Gigitan Serangga
  • Bekas Suntikan

Bahkan, penelitian menunjukkan salah satu jenis gen menentukan mudah atau tidaknya keloid terbentuk. Jadi, jika orang tua kamu memiliki keloid kemungkinan besar kamu juga akan mengalami hal serupa.

Gejala keloid pada kulit

Lantas, bagaimana gejala keloid pada kulit yang bisa kamu deteksi sedini mungkin? Gejalanya adalah:

  • Pertama-tama terlihat seperti benjolan bekas luka yang memerah hingga kecoklatan.
  • Pertumbuhan keloid biasanya terlihat pelan. Bahkan butuh waktu sampai 3 bulan agar terlihat lebih jelas. Namun, tidak menutup kemungkinan akan terus tumbuh.
  • Terlihat berbeda dengan bagian kulit lain disekitar. Keloid bisa teraba lunak ataupun keras.
  • Terasa gatal, sakit atau nyeri jika ditekan.

Cara menghilangkan keloid

Nah, setelah mengetahui gejala dan kondisi keloid, berikut ini beberapa cara menghilangkan keloid secara medis dengan aman yang bisa kamu coba. Tindakan yang digunakan seperti:

1. Suntik Kortikosteroid

Suntik Kortikosteroid atau biasa disebut suntik keloid merupakan penyuntikan menggunakan obat kortikosteroid untuk menghilangkan keloid. Efek suntik steroid ini digunakan agar bekas luka tidak menebal dan kembali ke ukuran semula.

Penyuntikan akan dilakukan sekali setiap 3-4 minggu dan rata-rata pasien akan mendapatkan suntikan hingga 4 kali. Namun, setelah mendapatkan suntikan, dalam kurun waktu 5 tahun kemudian bekas luka dapat muncul kembali. Untuk itu, kamu perlu menambahkan terapi lainnya.

2. Perawatan laser

Terapi menggunakan laser merupakan salah satu cara menghilangkan keloid yang cukup efektif. Terapi ini pun tidak menyakitkan dan tentunya aman. Hanya saja terapi ini memang tidak langsung menunjukkan hasil, sehingga perlu dilakukan beberapa kali sesi laser.

Hal yang juga perlu kamu pertimbangkan dari terapi ini adalah harga yang relatif mahal. Apalagi, terapi ini juga perlu dibarengi dengan serangkaian suntik keloid yang juga membutuhkan biaya yang cukup banyak.

3. Operasi keloid

Jika ukuran keloid cukup besar dan sudah sangat lama, dokter mungkin akan menyarankan untuk melakukan operasi keloid. Pada tindakan ini, akan dilakukan pembedahan dan pengangkatan keloid. Meskipun berhasil melakukan pengangkatan keloid, tidak menutup kemungkinan akan muncul keloid baru. Tindakan operasi keloid ini pun biasanya dibarengi dengan perawatan lain, seperti suntik keloid.

4. Terapi Radiasi

Terapi radiasi juga bisa digunakan agar keloid besar bisa hancur dan lebih pipih. Biasanya terapi ini dilakukan setelah melakukan operasi keloid, biasanya hari berikutnya atau seminggu setelah operasi. Sehingga hasilnya bisa jadi lebih maksimal.

5. Cryotherapy

Cryotherapy adalah jenis perawatan yang juga terbilang efektif untuk menghilangkan keloid. Proses kerjanya yaitu dengan membekukan bekas jaringan parut menggunakan nitrogen cair. Perawatan ini memang dapat bekerja secara maksimal untuk keloid dengan ukuran yang kecil. Untuk lebih efektif, perawatan ini juga biasanya dibarengi dengan suntik keloid.

Macam-macam obat keloid

Jika kamu tidak ingin menggunakan terapi medis untuk mengatasi keloid. Masih ada cara menghilangkan keloid lainnya seperti penggunaan obat-obat tertentu. Jenis obat yang direkomendasikan adalah:

  • Krim kortikosteroid
  • Gel Silikon
  • Pil Aspirin

Cara menghilangkan keloid secara alami

Bagaimana dengan cara menghilangkan keloid secara alami? Apakah ada metode yang disarankan? Sebenarnya, ada beberapa terapi rumahan (menggunakan bahan alami) yang bisa kamu coba seperti:

  • Menggunakan bawang putih agar memblokir zat aktif sehingga keloid tidak tumbuh lebih besar. Hal ini ditujukan dari penelitian dermatologi tahun 2011 zat aktif dalam bawang putih mampu memblokir adanya penumpukan jaringan parut.
  • Menggunakan madu agar inflamasi yang terjadi pada bekas luka bisa teratasi.

Selain beberapa cara menghilangkan keloid secara alami di atas, kamu juga harus tahu jika mengalami bekas luka rawat dengan baik. Jangan sampai menjadi infeksi dan berujung pada pembentukan keloid.

Demikianlah cara menghilangkan keloid baik secara medis, menggunakan obat-obatan atau terapi alami. Jika keloid kamu terasa semakin membesar dan mengganggu keseharian kamu maka jangan ragu meminta bantuan medi

Reference
Share