pembengkakan ginjal
Kesehatan Umum

Pembengkakan Ginjal: Penyebab, Ciri-ciri dan Pengobatan

dr. Wisniaty Condro | Februari 15, 2022
Share

Pernah mengalami nyeri saat buang air kecil secara tiba-tiba? Mungkin organ tubuh kamu yakni ginjal mengalami pembengkakan. Masalah ginjal memang disebabkan karena banyak hal seperti seperti penyempitan saluran kemih.

Ketika penyempitan uretra terjadi maka tidak jarang ginjal akan membengkak. Nah, pembengkakan pada ginjal tidak jarang akan memberikan sensasi nyeri ketika kamu buang air kecil. Tapi, apa itu pembengkakan pada ginjal dan bagaimana cara mengobatinya?

Apa itu ginjal bengkak?

Ginjal bengkak atau disebut sebagai hidronefrosis adalah masalah saluran kemih di mana salah satu atau kedua ginjal mengalami pembengkakan. Pembengkakan pada ginjal biasanya terjadi karena urin tidak sepenuhnya keluar dari tubuh.

Artinya, karena pengosongan saluran kemih tidak berjalan dengan sempurna maka salah satu (hidronefrosis unilateral) hingga dua ginjal (hidronefrosis bilateral) akan membengkak. Apabila tidak segera diobati, seseorang bisa saja mengalami kerusakan permanen hingga gagal ginjal.

Lalu, apa yang menyebabkan pembengkakan ginjal terjadi?

Penyebab ginjal bengkak

Dapat dialami oleh semua orang, ginjal bengkak biasanya terjadi karena urin yang seharusnya mengalir dari ginjal dan ke luar dari tubuh justru kembali atau berada dalam ginjal maupun ureter. Sementara, ginjal bengkak pada anak-anak biasanya disebabkan oleh perubahan struktural atau kelainan anatomi tubuh.

Terlepas dari berbagai kondisi tersebut, ada beberapa hal lain yang menyebabkan ginjal seseorang mengalami pembengkakan seperti:

  • Batu ginjal
  • Kanker
  • Pembesaran kelenjar prostat (BPH)
  • Pembekuan atau penggumpalan darah
  • Penyempitan atau penyumbatan saluran kemih
  • Masalah saraf atau otot
  • Tumor di perut atau panggul
  • Kista ovarium
  • Retensi urin
  • Refluks vesikoureteral
  • Ureterokel
  • Kehamilan

Pada beberapa kasus lain, masalah ginjal bengkak juga timbul karena prolaps. Kasus prolaps yang sering berhubungan dengan pembengkakan pada ginjal tidak lain adalah prolaps rahim atau uteri, serta prolaps kandung kemih atau sistokel.

Sayangnya, ketika pembesaran ginjal terjadi, kebanyakan penderita tidak menyadari tanda atau ciri dari pembengkakan ginjal. Oleh karena itu, coba perhatikan ciri-ciri ginjal bengkak berikut.

Ciri-ciri ginjal bengkak

Kebanyakan hidronefrosis tidak memberikan sedikitpun tanda. Tetapi, jika terjadi, tanda hidronefrosis biasanya tergantung dari penyebabnya. Kamu mungkin mengalami ciri yang berbeda antara penderita satu dengan yang lainnya. Berikut adalah ciri-ciri ginjal bengkak mulai dari nyeri hingga masalah buang air kecil:

  • Nyeri tiba-tiba hingga intens di punggung
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri ketika buang air kecil
  • Sering buang air kecil
  • Volume air seni yang dikeluarkan menurun
  • Adanya darah dalam urin
  • Kelemahan atau malaise
  • Demam

Jika terjadi pada anak-anak, terutama bayi, salah satu tanda pembengkakan ginjal adalah masalah pertumbuhan. Meskipun biasanya dinilai akan membaik seiring berjalannya waktu, pembengkakan ginjal pada bayi yang tidak segera diobati dapat memengaruhi hingga membahayakan tubuh.

Apakah pembengkakan ginjal berbahaya?

Pembesaran ginjal yang tidak segera diobati tentu berbahaya bagi tubuh. Peningkatan tekanan dalam ginjal akan menurunkan kemampuan ginjal untuk menyaring darah, membuang limbah, membuat urin, serta mengatur elektrolit dalam tubuh.

Pada kebanyakan kasus, keterlambatan pengobatan pembengkakan ginjal bisa menyebabkan komplikasi hidronefrosis seperti infeksi saluran kemih maupun infeksi ginjal serius. Sementara, pembengkakan yang tidak diobati bisa menyebabkan kerusakan ginjal permanen hingga gagal ginjal.

Lalu, apa yang sebaiknya penderita lakukan dan hindari ketika pembengkakan ginjal terjadi?

Pantangan ginjal bengkak

Ketika pembengkakan ginjal terjadi, ubahlah pola hidup menjadi lebih sehat. Jagalah tubuh untuk tetap ternutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi yang seimbang, dan penuhilah kebutuhan cairan dalam tubuh.

Sementara, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari ketika pembengkakan ginjal terjadi. Berikut adalah pantangan bagi penderita ginjal bengkak:

  • Berhenti merokok
  • Berhenti mengonsumsi minuman beralkohol
  • Makanan yang mengandung protein tinggi
  • Mengonsumsi garam secara berlebihan
  • Terlalu banyak mengonsumsi kalium
  • Mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung fosfor secara berlebihan

Meskipun kamu disarankan untuk mengonsumsi cairan yakni air mineral, pastikan kamu tidak minum secara berlebihan ya. Cukup penuhi kebutuhan cairan dalam tubuh sebab kelebihan cairan justru mempersulit ginjal dalam bekerja.

Obat ginjal bengkak

Sama seperti pengobatan lainnya, pemberian obat disesuaikan dengan faktor penyebab utama dan tingkat keparahannya. Dibarengi dengan pemeriksaan fisik, pengujian urin dan darah, maupun USG, kamu mungkin akan menerima salah satu dari beberapa pengobatan seperti:

  • Mengalirkan urin dengan kateter
  • Menggunakan tabung lunak atau stent ureter
  • Litotripsi dengan gelombang kejut
  • Ureteroskopi
  • Pengangkatan batu ginjal
  • Pengangkatan prostat
  • Pembedahan tumor
  • Kemoterapi maupun radioterapi

Selain beberapa upaya pengobatan di atas, dokter mungkin akan memberikan beberapa obat seperti antibiotik maupun analgesik. Gunakanlah obat sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dokter, dan hindarilah menambah maupun mengurangi dosis obat.

Reference
Share