Pengukur tinggi badan
Ibu & Anak Kesehatan Anak

Cara Mengukur tinggi Badan yang Bisa Dicoba di Rumah

Putri Aprillia | Maret 2, 2022
Share

Kalau kamu lagi ada di klinik, puskesmas, atau rumah sakit, biasanya kamu akan melihat alat pengukur tinggi badan ada di sana. Nama alat tersebut adalah stadiometer. Cara menggunakannya pun sangat mudah. Kamu hanya cukup berdiri, lalu ukur tinggi badanmu dengan alat tersebut.

Namun, bagaimana jika kamu berada di rumah dan tidak ada stadiometer? Apa yang kamu gunakan untuk mengukur tinggi badanmu?

Nah, untuk menjawab rasa penasaranmu, yuk kita bahas beberapa hal tentang tinggi badan, cara mengukur tinggi badan tanpa stadiometer, hingga bagaimana tips menaikkan tinggi badan wanita.

Perkembangan tinggi badan wanita

Umumnya, proliferasi tumbuh kembang anak terjadi ketika anak mulai mengalami pubertas. Ini berlangsung sekitar 24-36 bulan. Pada titik ini, anak mengalami pertumbuhan tinggi badan yang sangat pesat sebelum pertumbuhan anak akhirnya berhenti pada titik waktu tertentu.

Faktanya, puncak pertumbuhan tinggi badan anak perempuan terjadi sekitar dua tahun setelah masa pubertas. Beberapa teori juga menyatakan bahwa peningkatan tinggi badan anak perempuan mencapai puncaknya 6 bulan sebelum periode menstruasi pertama.

Waktu ini dapat sangat bervariasi untuk setiap anak perempuan, tergantung pada banyak faktor yang mempengaruhinya. Namun yang jelas, puncak pertumbuhan tinggi badan seorang anak perempuan terjadi sebelum ia mencapai menstruasi pertama.

Pada puncak pertumbuhan tinggi badan ini, anak perempuan dapat mencapai tinggi rata-rata 9 cm/tahun. Ketika pertumbuhan tinggi badannya dioptimalkan selama masa pubertas, ia dapat bertambah tinggi hingga sekitar 23-28 cm.

Cara mengukur tinggi badan tanpa alat medis

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, stadiometer adalah alat ukur tinggi badan yang kerap digunakan untuk berbagai pemeriksaan medis fisik. Benda ini biasanya berupa penggaris panjang yang ditempel pada dinding. Nah, jika kamu tidak memiliki stadiometer di rumah, berikut cara mengukur tinggi badan yang bisa kamu terapkan.

Menggunakan penggaris

Secara umum, penggaris memiliki panjang yang terbatas dan tidak direkomendasikan untuk pengukuran tinggi badan. Penggaris kecil biasanya berukuran maksimal 10 cm dan penggaris panjang berukuran 30 cm adalah. Umumnya penggaris terpanjang hanya sekitar 1 meter.

Mengukur tinggi badan dengan penggaris sangat sederhana karena kamu dapat melakukannya sendiri atau dengan bantuan orang lain. Sebelum mengukur tinggi badan, lepaskanlah sepatumu terlebih dahulu.

Cari permukaan datar seperti dinding dan tempelkan penggaris ke sana. Setelah itu, beri tanda pada tembok tersebut menggunakan alat tulis sehingga kamu dapat dengan mudah melihat ukurannya. Cara pengukuran yang satu ini menjadi cara yang paling mudah untuk dilakukan karena kebanyakan orang pasti memiliki penggaris.

Menggunakan meteran

Cara mengukur tinggi badan dengan meteran mirip dengan menggunakan penggaris sebagai alat ukur. Hanya saja, meteran lebih panjang dari penggaris pada umumnya. Dengan begitu, proses pengukuran tinggi badan dapat lebih mudah dan cepat dilakukan.

Meteran juga sangat mudah ditemukan di berbagai tempat, seperti toko bangunan, toko kain, hingga pasar swalayan. Harganya tentu saja variatif tergantung dari kualitas meteran yang ditawarkan. Jika kamu dapat merawatnya dengan baik, maka alat ukur tersebut dapat digunakan hingga jangka waktu yang cukup lama.

Menggunakan aplikasi HP

Cara mengukur tinggi badan yang terakhir ini berkaitan dengan kecanggihan teknologi masa kini karena kamu hanya perlu menggunakan aplikasi yang ada di HP. Nah, aplikasi ini bisa kamu download dari Google.

Cara penggunaannya sangat mudah. Kamu bisa meminta bantuan dari orang lain untuk memotretmu. Pastikan kamera ponsel tersebut dapat dipegang dengan stabil akan pengukurannya lebih akurat.
Selain untuk mengukur tinggi, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk mengukur jarak suatu benda. Untuk pengguna iPhone, aplikasi pengukur sudah tersedia dan kamu tidak perlu mengunduh aplikasinya.

Menggunakan jengkal tangan

Kamu juga bisa mengukur tinggi badan dengan jengkal tangan. Menurut Science and Engineering Practices, rasio jengkal tangan dan tinggi badan kita adalah 1:7.

Cara mengukurkan sangatlah mudah. Ukurlah berapa panjang jengkal tanganmu dari ujung jari tengah hingga ujung ibu jari. Angka yang didapat dikalikan dengan 7. Jika panjang jengkal adalah 20 cm, maka tinggi badanmu adalah 23 cm x 7, yaitu 161 cm.

Tips menaikkan tinggi badan wanita

Banyak wanita menginginkan tubuh yang tinggi. Namun sayang, tidak semua wanita bisa mendapatkannya. Nah, jika kamu ingin menaikkan tinggi badan, berikut beberapa tips menaikkan tinggi badan wanita yang bisa kamu coba terapkan.

Konsumsi suplemen kalsium

Kalsium memang sangat baik dikonsumsi untuk membantu meningkatkan pertumbuhan tulang bagi anak hingga remaja. Namun, apakah kalsium juga efektif untuk tulang orang dewasa? Tentu saja tidak seefektif pada anak dan remaja. Pada usia dewasa, hormon pertumbuhan manusia mengalami penurunan. Akibatnya, tulang tidak bisa lagi tumbuh, bahkan kepadatan tulang cenderung menurun.

Meski begitu, kamu tetap dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan kalsium meski sudah dewasa. Asupan yang dianjurkan menurut AKG (Angka Kecukupan Gizi) Departemen Kesehatan adalah sekitar 1200 mg kalsium/hari.

Tujuannya adalah untuk menjaga kepadatan dan kekuatan tulang serta mencegah osteoporosis. Ini memang bukan cara langsung menambah tinggi tubuh orang dewasa. Tetapi dengan memperkuat tulang, tulang dan tubuhmu bisa lebih tegap dan kamu bisa terlihat lebih tinggi.

Latihan kekuatan

Kamu mungkin pernah melihat iklan di TV tentang alat penarik tubuh. Cara ini diklaim dapat menambah tinggi badan orang dewasa. Padahal ini hanyalah mitos belaka. Daripada menarik tubuh dengan alat yang dibeli dengan harga mahal, kamu lebih baik melakukan berbagai latihan kekuatan, seperti push-up, sit-up, crunch, dan plank.

Dengan melakukan berbagai gerakan tersebut, otot-otot seperti otot paha, dada, perut, dan punggung dapat membantu menopang tulang belakangmu. Jika otot-otot ini terlalu lemah, tulang belakang tidak ditopang dengan baik. Akibatnya, tubuh lambat laun akan membungkuk dan terkesan lebih pendek. Dengan melatih otot inti tubuh, hal ini pun dapat kamu cegah.

Latihan yoga

Banyak yang bilang bahwa yoga adalah salah satu cara meninggikan badan pada orang dewasa. Padahal, pernyataan tersebut sebenarnya kurang tepat. Jika kamu rajin yoga, kamu memang akan terlihat lebih tinggi. Namun, bukan berarti tinggi badanmu bertambah. Ini terjadi karena postur tubuhmu lebih tegak sehingga kamu terkesan lebih tinggi.

Karena dalam yoga kamu menggerakkan seluruh bagian tubuh, maka ototmu akan semakin kuat, tulang lebih lurus, dan tubuh yang tadinya bungkuk bisa terlihat lebih tegak.

Tidur yang cukup

Memiliki waktu tidur yang teratur dan cukup dapat memberikan segudang manfaat bagi kesehatan. Tidur memang tidak secara langsung menambah tinggi badanmu. Namun, menurut studi yang diterbitkan oleh jurnal Metabolism, jam tidur sangat berpengaruh terhadap kesehatan tulang.

Tidur bisa membantu memperlancar metabolisme tulang dan pergantian sel-sel agar tulang lebih kuat. Orang yang sering begadang dapat lebih berisiko mengalami tulang patah serta struktur rangka yang tidak ideal. Jadi, jika kamu ingin memiliki tulang yang sehat, kamu harus tidur cukup sekitar 7-8 jam setiap malam.

Reference
Share