berhubungan saat haid

Sebagian wanita mungkin merasa tidak nyaman berhubungan saat haid, apalagi saat aliran mens sedang deras. Namun tidak sedikit juga wanita yang merasa lebih bergairah karena melakukan hubungan seks saat sedang haid.

Hanya karena kamu sedang mens, bukan berarti hubungan seks harus terhenti. Berhubungan saat haid memang tidak dilarang, ada sisi negatif dan positif yang bisa ditimbulkan dari hal itu. Kamu perlu memperhatikan beberapa hal agar bisa menghindari sisi negatifnya.

Apakah boleh berhubungan saat haid?

Melakukan hubungan seksual saat sedang haid boleh boleh saja, selama kamu merasa nyaman. Namun terkadang rasa kram, aliran deras, perubahan suasana hati akan membuat wanita memilih untuk tidak melakukannya.

Kamu dan pasangan perlu berdiskusi sebelum sepakat melakukannya. Karena kebanyakan wanita akan merasa tidak nyaman dan sakit. Sebaiknya kamu lakukan hubungan seks mulai di hari ketiga haid, saat aliran sudah lebih sedikit.

Manfaat berhubungan saat haid

Aktivitas seksual ini memiliki beberapa keuntungan, beberapa di antaranya yaitu:

  1. Membantu meredakan kram perut – Orgasme adalah cara yang bagus untuk meredakan nyeri haid. Selama orgasme, otot-otot rahim akan berkontraksi dan kembali rileks, sehingga memberikan sedikit kelegaan dari kram menstruasi. Terlebih lagi, orgasme melepaskan endorfin yang membuat mood kamu baik.
  2. Mendapat pelumas alami — aliran darah bisa berperan sebagai pelumas alami sehingga pengalaman hubungan seksual menjadi lebih menggairahkan.
  3. Waktu menstruasi jadi lebih pendek — Berhubungan seks dapat mempersingkat masa haid. Karena kontraksi rahim selama orgasme dapat mempercepat pelepasan lapisan rahim.
  4. Pengalaman seks yang lebih menyenangkan — Bagi banyak orang, berhubungan seks selama menstruasi bisa menjadi lebih menyenangkan. Hal ini dipengaruhi perubahan libido yang terjadi sepanjang siklus menstruasi, sebagai akibat dari fluktuasi hormonal.

Efek samping berhubungan saat haid

Meskipun berhubungan seks selama menstruasi punya banyak keuntungan, tetap saja ada beberapa efek samping yang bisa kamu alami. Beberapa di antaranya yaitu:

  • Berantakan. Selalu ada kemungkinan darah akan berceceran dimana-mana, dan ini dapat menghilangkan kesenangan seks.
  • Peningkatan risiko IMS (infeksi menular seksual). Berhubungan seks saat haid meningkatkan risiko terkena atau menularkan IMS seperti HIV.
  • Bau tidak sedap. Darah haid seringkali memiliki bau yang tidak sedap. Di tengah panasnya momen hubungan seks, kamu dan pasangan mungkin tidak fokus pada baunya.
  • Posisi terbatas. Kamu atau pasangan mungkin tidak nyaman dengan seks oral saat sedang menstruasi. Berada di atas mungkin juga lebih berantakan, berkat gravitasi. Posisi terbaik untuk wanita saat sedang haid hanyalah berbaring telentang.

Bahaya berhubungan saat haid

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, virus mungkin ada dalam darah menstruasi. Oleh karena itu, dokter sangat menganjurkan penggunaan kondom untuk mengurangi risiko ini. Karena setiap cairan tubuh dapat membawa virus yang bisa ditularkan.

Resiko infeksi juga meningkat. Seperti infeksi saluran kemih, infeksi pada sperma, prostate Dads, bahkan infeksi serviks. Bakter dan jamur juga akan tumbuh lebih cepat, karena kadar pH vagina meningkat saat menstruasi.

Apakah berhubungan saat haid menyebabkan kehamilan

Kehamilan bisa terjadi tergantung pada siklus ovulasi masing-masing wanita. Secara teori, kamu lebih mungkin untuk hamil saat berhubungan seks selama masa haid. Hanya jika masa ovulasi berada di awal siklus atau jika waktu haid berlangsung lebih lama dari rata-rata lima hari.

Sperma dapat hidup dalam tubuh hingga lima hari. Jika kamu melakukan hubungan intim di akhir masa haid, sperma itu mungkin masih ada bisa hidup. Dengan kata lain, aktivitas ini masih mungkin menyebabkan kehamilan.

Jika berencana untuk tidak hamil, gunakan kondom saat melakukan hubungan seks. Atau lakukan perhitungan masa ovulasi dengan tepat.

Tips aman berhubungan saat haid

Jika kamu tetap ingin melakukan hubungan seks saat sedang mens, ikuti beberapa tips bermanfaat ini:

  1. Lakukan diskusi terbuka dan jujur dengan pasangan. Beri tahu pasangan kamu bagaimana perasaanmu tentang berhubungan seks saat sedang menstruasi. Jika salah satu merasa pengalaman itu tidak nyaman, maka tidak usah dilakukan.
  2. Letakkan handuk di tempat tidur untuk mencegah darah menodai kasur.
  3. Siapkan tisu basah untuk membersihkan darah setelah berhubungan seks.
  4. Pastikan untuk menggunakan kondom untuk menurunkan resiko penularan infeksi dan kehamilan.
  5. Tidak semua wanita merasa nyaman melakukan hubungan saat sedang haid, apalagi di hari pertama haid. Maka dari itu, diskusi menjadi hal utama yang perlu dilakukan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
Share artikel ini
Reference