Makan nanas saat hamil boleh atau tidak
Kehamilan

Makan Nanas saat Hamil, Boleh atau Tidak?

dr. Wisniaty Condro | November 17, 2021
Share

Ibu hamil biasanya punya banyak pantangan makan dan minum. Lalu bolehkah ibu hamil makan nanas? Buah satu ini dipercaya berakibat buruk bagi kehamilan, bahkan bisa menyebabkan keguguran!

Harus ekstra hati-hati, ibu hamil tidak boleh asal menyantap makanan karena dapat berpengaruh pada tumbuh kembang sang buah hati. Sama seperti buah anggur yang masih diperdebatkan, buah kuning berair yang menyegarkan ini ternyata mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi ibu dan janin.

Ibu hamil boleh-boleh saja menyantap nanas selama kehamilan dengan memperhatikan beberapa hal agar tidak membahayakan kesehatan tubuh dan bayi. Ingin tahu lebih lanjut terkait buah nanas selama kehamilan? Simak penjelasan di bawah ini.

Bolehkah ibu hamil makan nanas?

Ya, ibu hamil boleh menyantap buah nanas yang kaya akan vitamin C selama kehamilan. Meskipun masih menjadi perdebatan, menurut seorang profesor dan ahli kandungan, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung nanas dapat menyebabkan keguguran.

Apabila dikonsumsi dalam jumlah yang tepat, buah tropis yang rendah kalori dan kaya nutrisi ini sebenarnya menawarkan manfaat bagi ibu hamil dan bayi dalam kandungan. Lantas, apa saja nutrisi yang ada pada buah nanas?

Kandungan nutrisi buah nanas

Buah nanas mengandung enzim bromelin yang bersifat proteolitik. Enzim ini akan memecah protein dalam tubuh sehingga memancing kontraksi dan menyebabkan pendarahan hingga keguguran.

Sebenarnya, buah nanas hanya memiliki sejumlah kecil enzim bromelin di dalamnya, dan hanya meningkatkan risiko keguguran jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Disamping itu, buah nanas menawarkan beberapa nutrisi baik untuk ibu hamil.

Berikut adalah beberapa kandungan nutrisi lain pada buah nanas:

  • Folat
  • Zat besi
  • Magnesium
  • Mangan
  • Tembaga
  • Vitamin B6 atau piridoksin
  • Vitamin C
  • Natrium
  • Sukrosa
  • Enzim bromelin
  • Asam pantotenat
  • Riboflavin
  • Thiamin
  • Niasin
  • Kalium
  • Flavonoid
  • Serat

Buah nanas juga mengandung sejumlah vitamin A, vitamin K, fosfor, seng, dan kalsium. Sayangnya, meskipun kaya akan nutrisi dan vitamin C, ibu hamil dengan beberapa kondisi berikut disarankan untuk membatasi atau menghindari buah nanas selama kehamilan:

  • Ibu hamil memiliki alergi terhadap buah nanas
  • Ada penyakit diabetes
  • Memiliki masalah pencernaan atau lambung yang sensitif

Manfaat buah nanas bagi ibu hamil

Meskipun dapat meningkatkan risiko pendarahan dan keguguran, ibu hamil yang mengonsumsi buah nanas dalam jumlah tepat dapat meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan dan mengontrol tekanan darah tinggi, serta menurunkan kadar kolesterol jahat pada pembuluh darah. Berikut adalah beberapa manfaat lain dari buah nanas:

1. Meringankan radang sendi

Tidak sepenuhnya mengakibatkan pendarahan dan keguguran, bromelin dapat membantu menghilangkan rasa sakit dan meredakan gejala radang sendi. Selama kehamilan, peradangan dapat meningkatkan risiko penyakit mental atau masalah perkembangan otak pada bayi.

Dengan mengonsumsi nanas, sejumlah kecil enzim bromelin dapat mengurangi peradangan karena sifat anti-inflamasi atau anti-peradangannya.

2. Mengatasi sembelit

Memiliki banyak serat, buah nanas dapat membantu ibu hamil melawan sembelit selama kehamilan. Bromelin yang memecah protein dapat membantu pencernaan dan insufisiensi pankreas.

3. Menghidrasi tubuh

Mengandung 87% air, nanas dapat membantu menghidrasi tubuh selama kehamilan. Meskipun begitu, ibu hamil harus tetap menghidrasi tubuh dengan minum air mineral.

4. Mendukung perkembangan otak

Selama kehamilan, ibu hamil cenderung kekurangan vitamin B6. Buah nanas dapat meningkatkan asupan B6 dalam tubuh dan membantu perkembangan otak. Selain itu, vitamin B6 dalam buah nanas dapat membantu mengatasi mual selama kehamilan, atau morning sickness.

5. Membantu membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat

Ya, buah nanas dapat membantu membangun dan menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat. Ibu hamil bisa mengonsumsi vitamin C harian yang setara dengan satu cangkir buah nanas.

6. Mengurangi risiko penyakit kronis

Buah nanas adalah sumber antioksidan yang dapat mengurangi penyakit kronis seperti jantung, diabetes, dan beberapa kanker seperti kanker kulit, kanker pada saluran empedu, serta kanker pada lambung dan usus besar.

7. Mengurangi risiko kanker

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa nanas dan senyawa bromelin dapat mengurangi risiko dan membantu melawan kanker. Senyawa ini membantu menekan pertumbuhan sel kanker payudara, serta merangsang kematian sel pemicu kanker.

Ketika merangsan kematian sel, bromelin akan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan molekul yang membuat sel darah putih menekan pertumbuhan hingga menghilangkan sel kanker.

8. Membantu fungsi sel darah putih

Ya, ketika bromelin merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan molekul, sel darah putih akan bekerja untuk melawan penyakit termasuk kanker.

9. Mempercepat pemulihan

Setelah pembedahan atau latihan berat, nanas dapat mempersingkat waktu pemulihan melalui senyawa bromelain yang bersifat anti-inflamasi.

Meskipun selama kehamilan bisanya, kamu tidak boleh sembarangan melakukan operasi, nanas dapat mengurangi peradangan, pembengkakan, memar, dan nyeri setelah operasi gigi misalnya.

10. Melawan kerusakan kulit

Kaya akan antioksidan, vitamin C pada buah nanas dapat membantu melawan kerusakan kulit karena polusi dan matahari. Selain itu, vitamin C juga berperan dalam pembentukan kolagen, mengurangi kerutan, dan memperbaiki tekstur kulit.

Selain manfaat-manfaat di atas, enzim bromelin dapat membantu proses persalinan dengan melunakkan leher rahim dan memicu kontraksi. Di samping itu, kandungan asam folat dan zat besi pada nanas mampu mencegah bayi lahir cacat, memproduksi darah, serta mendukung tumbuh kembang tulang, jantung, dan tendon bayi.

Jumlah nanas yang dianjurkan untuk ibu hamil

Nanas dapat memberikan berbagai manfaat bagi ibu hamil, tentunya dengan dosis yang tepat. Orang dewasa bisa menikmati sebanyak satu cangkir nanas setiap hari. Namun, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi dalam jumlah sedang atau sesuai dengan anjuran dokter.

Perlu diperhatikan, ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi nanas sebagai menu sarapan, makan siang, dan makan malam karena sifatnya yang asam dapat memicu naiknya asam lambung. Akan lebih baik jika ibu hamil mengonsumsi nanas segar sebagai camilan pengganti makanan ringan dalam kemasan.

Efek samping terlalu banyak mengonsumsi buah nanas

Entah itu makanan ringan dalam kemasan, alkohol, daging, atau sayur sekalipun, jika dikonsumsi secara berlebih dengan porsi yang tidak seimbang dapat merugikan kesehatan tubuh. Berikut adalah beberapa efek samping jika ibu hamil menyantap terlalu banyak buah nanas:

Mulas dan diare

Mengonsumsi buah nanas dalam porsi berlebihan bisa menyebabkan refluks asam atau rasa mulas. Selain itu, jika kamu memiliki lambung yang lebih sensitif, besar kemungkinan kamu mengalami diare akibat konsumsi nanas yang berlebih.

Diabetes akibat gula pada nanas

Meskipun mengandung gula alami, nanas dalam kemasan kaleng dan jus yang dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional.

Muncul kemerahan, rasa gatal, dan sesak napas

Jika kamu memiliki alergi terhadap nanas, sebaiknya hindari mengonsumsi nanas. Kebanyakan nanas dapat memicu alergi seperti muncul rasa sakit atau sensasi terbakar pada lidah, bibir terasa gatal dan bengkak.

Syok akibat alergi

Dalam kasus yang lebih berat, alergi dapat berakhir pada syok anafilaktik atau syok akibat alergi. Salah satu gejala dari syok akibat alergi adalah batuk, muntah, diare, serta tekanan darah rendah.

Memicu kontraksi

Sifat asam dan kandungan senyawa bromelin dapat memicu terjadinya kontraksi. Jika kontraksi terjadi secara berlebihan, buah nanas dapat menyebabkan bayi lahir prematur hingga keguguran.

Jika kamu mengalami salah satu dari beberapa gejala di atas, hubungilah dokter untuk melakukan pemeriksaan. Ingatlah bahwa ibu hamil disarankan untuk makan nanas segar dalam jumlah sedang dan secukupnya, serta membatasi asupan nanas kaleng yang mengandung gula.

Kreasi buah nanas selama kehamilan

Harus dikonsumsi dalam taraf normal dan sesuai anjuran dokter, kreasi buah nanas yang menyehatkan adalah kreasi yang tidak banyak menggunakan atau mencampurkan gula tambahan ke dalam olahan makanan. Berikut adalah berbagai kreasi buah nanas yang dapat kamu coba:

  • Smoothie buah nanas
  • Yoghurt dengan potongan nanas
  • Mencampur buah nanas ke dalam salad
  • Jus nanas tanpa tambahan gula
  • Es buah nanas
  • Kue pai buah nanas

Selain kreasi tersebut, kamu boleh saja menjadikan nanas sebagai infused water. Selain menyegarkan, infused water memberikan banyak manfaat seperti meringankan batuk dan pilek ‘lho.

Reference
Share