cara mengobati mata bintitan
Kesehatan Umum

8 Cara Mengobati Mata Bintitan Secara Alami di Rumah

dr. Wisniaty Condro | Februari 7, 2022
Share

Bintitan di mata tidak hanya mengganggu tapi juga memengaruhi tingkat kepercayaan diri beberapa orang. Ditambah lagi, tidak jarang orang-orang di sekitar mengatakan bintitan muncul karena kamu mengintip.

Ada beberapa cara mengobati mata bintitan yang dinilai cepat dan dibilang cukup efektif. Salah satunya adalah dengan menggunakan teh hijau. Lalu, bagaimana dengan cara mengobati mata bintitan yang lain? Yuk, langsung simak penjelasan berikut supaya kamu tahu cara-cara lainnya.

Mata bintitan

Mata bintitan adalah kondisi munculnya benjolan merah yang terasa menyakitkan di tepi kelopak mata. Meskipun terlihat mirip dengan jerawat, cara mengobati mata bintitan tentu berbeda dengan cara kamu mengatasi jerawat pada wajah.

Untungnya, mata bintitan yang juga disebut sebagai hordeolum atau stye bisa diatasi dengan pengobatan rumahan. Tapi, sebelum itu, ada dua jenis mata bintitan yang perlu kamu ketahui yakni:

  • Mata bintitan eksternal, terbentuk di bagian luar (entah atas ataupun bawah) kelopak mata
  • Mata bintitan internal, terbentuk di salah satu kelopak mata bagian dalam

Baik mata bintitan eksternal maupun internal dapat terjadi pada semua orang. Tapi, bintitan memang lebih sering dialami oleh orang dewasa daripada anak-anak. Kemudian, apa yang menyebabkan seseorang mengalami bintitan pada mata?

Penyebab mata bintitan

Mata bintitan terjadi karena infeksi bakteri staphylococcus pada folikel bulu mata ataupun kelenjar kelopak mata bagian dalam. Bakteri staphylococcus akan menyumbat dan menginfeksi kelenjar penghasil minyak kecil di folikel bulu mata atau kulit kelopak mata.

Nah, karena berhubungan dengan kelenjar penghasil minyak, kasus bintitan lebih sering terjadi pada orang dewasa yang memiliki kelenjar minyak lebih kental daripada anak-anak. Maka, tidak jarang lebih banyak orang dewasa yang kebingungan mencari cara mengobati mata bintitan.

Di samping penyebab tersebut, mata bintitan juga mungkin dipicu oleh beberapa faktor penyebab seperti:

  • Memakai lensa kontak
  • Kebersihan yang buruk
  • Menggunakan riasan mata yang terkontaminasi
  • Mengalami blefaritis

Pada situasi lain, mata bintitan bisa disebabkan oleh kondisi sistemik yang dimiliki oleh penderita seperti rosacea, dermatitis seboroik, hingga diabetes. Kalau kamu belum pernah mengalami bintitan atau mata terasa sakit, coba pastikan berdasarkan ciri-ciri di bawah ini.

Ciri-ciri mata bintitan

Tanda utama seseorang mengalami bintitan adalah muncul benjolan berwarna merah di tepi kelopak mata atau dekat bulu mata. Tapi, terkadang sebelum benjolan muncul, beberapa penderita mungkin mengalami beberapa ciri-ciri mata bintitan seperti berikut:

  • Muncul rasa sakit di tepi mata
  • Tepi mata atau seluruh kelopak mata membengkak
  • Muncul kemerahan di kelopak mata
  • Adanya kerak di kelopak mata
  • Mata terasa nyeri dan gatal
  • Mata terasa lebih sensitif ketika terkena cahaya

Ketika kamu merasa ada sesuatu di mata maka kemungkinan kamu akan atau mengalami bintitan. Belum lagi, karena rasa gatal, berhati-hatilah jika kamu tiba-tiba atau tanpa sadar sering mengucek mata. Beberapa kebiasaan mengucek mata dapat memperburuk bintitan hingga mengeluarkan nanah.

Karena bisa mengeluarkan nanah dan letaknya di mata, tentu saja akan lebih baik jika kamu melakukan beberapa cara mengobati mata bintitan. Tapi, apakah bintitan di mata membahayakan kesehatan indera penglihatan mata dan organ tubuh lainnya?

Apakah mata bintitan berbahaya?

Untungnya, mata bintitan dikatakan tidak berbahaya ya. Tapi, jika kondisi mata bintitan tidak membaik setelah 14 hari, sebaiknya kamu mengunjungi dokter. Ada beberapa kondisi di mana kamu memerlukan perawatan khusus untuk mencegah risiko bahaya bintitan seperti:

  • Pembengkakan hingga kamu sulit melihat
  • Pecahnya atau merembesnya benjolan yang berisi nanah maupun darah
  • Kelopak mata terasa panas
  • Pembengkakan di kelopak mata membentuk lepuh
  • Nyeri semakin memburuk setelah 2-3 hari pertama

Jika kamu terus menerus mengalami bintitan atau dengan kata lain sering terjadi, hubungilah dokter untuk melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan dan diagnosis lebih dini mampu menyingkirkan kemungkinan masalah lain yang lebih serius dan berbahaya.

Selama kamu mengalami bintitan yang bisa berlangsung 7-14 hari, lakukanlah beberapa upaya pengobatan mata bintitan di bawah ini.

Cara mengobati mata bintitan

Mengalami bintitan tentu bukanlah hal yang menyenangkan. Belum lagi, bintitan bisa berlangsung selama satu hingga dua minggu. Untuk membantu mendukung dan mempercepat proses pemulihan, kamu bisa melakukan beberapa cara pengobatan berikut:

Kompres mata dengan air hangat

Cara mengobati mata bintitan yang pertama adalah menggunakan kompres hangat. Kamu bisa melakukan upaya ini sebanyak 3 hingga 5 kali setiap hari selama 10-15 menit.

Manfaatkan teh hijau

Punya teh hijau di rumah? Kamu juga bisa mengompres kantung teh hijau yang dibasahi dengan air hangat. Teh hijau memiliki sifat antibakteri yang bisa memecah dinding sel bakteri.

Bersihkan kelopak mata

Tetap menjaga kebersihan adalah cara terbaik untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Kamu bisa membersihkan mata dengan sabun ringan atau sabun bayi yang dicampur oleh air secara lembut.

Hapus riasan sebelum tidur

Bagi wanita, menghapus riasan sebelum tidur setiap hari mungkin terasa melelahkan. Tapi, bintitan di mata bukanlah hal yang menyenangkan. Pastikan kamu membersihkan riasan di mata dengan mencuci muka.

Tidak menggunakan riasan mata sampai bintitan sembuh

Cara mengobati mata bintitan yang tidak kalah penting dengan cara lainnya adalah menunda untuk menggunakan riasan termasuk lensa kontak sampai bintitan sembuh. Tidak lupa, hindarilah berbagi riasan mata dengan orang lain.

Gunakan salep antibiotik

Digunakan untuk mempersingkat durasi dan keparahan. Salep antibiotik makrolida biasanya digunakan juga untuk melumasi kelopak mata yang membengkak.

Lakukan pijatan

Pijatan pelan pada mata bisa membantu mengeluarkan cairan purulen dari kelenjar yang terinfeksi. Tapi kamu tidak boleh sembarangan memijat ya. Pijatan disesuaikan dengan jenis bintitan, karena kebanyakan kasus, kesalahan pijat justru menyebabkan iritasi.

Cuci tangan sebelum menyentuh wajah

Tidak kalah penting dengan cara yang lainnya, pastikan kamu selalu mencuci tangan sebelum memasang dan melepas lensa kontak. Ingatlah bahwa tangan kamu menyentuh banyak benda-benda yang bisa membawa lebih banyak bakteri dan memperburuk bintitan.

Selain cara di atas, kamu juga bisa menggunakan obat tetes mata untuk membantu membersihkan bintitan internal yang terdapat di bagian dalam. Tidak lupa, hindarilah menyentuh daerah mata, menekan, atau bahkan memencet bintitan yang bisa memperparah kondisi bintitan pada mata.

Reference
Share